Perusak Bendera dan Palang Kereta di DIY Dijerat Pasal Berlapis
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri pelaksanaan syawalan bersama jajaran Pemkab Sleman di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Selasa (30/4/2024). /Istimewa - Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri langsung pelaksanaan syawalan bersama jajaran Pemkab Sleman di Pendopo Parasamya Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman. Dalam syawalan ini, Gubernur DIY mendorong Kabupaten/Kota untuk berkomitmen mengurangi angka kemiskinan di DIY.
Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap Kabupaten/Kota di wilayah DIY berkomitmen untuk mengurangi angka kemiskinan di DIY. Menurut Sultan, salah satu upaya untuk mengurangi kemiskinan di DIY yakni dengan turut serta mengawasi distribusi bantuan penanganan kemiskinan. Baik itu pengawasan bantuan yang bersumber dari pusat maupun daerah, agar bisa tepat sasaran.
"Upaya penanganan kemiskinan di DIY juga dapat dilakukan melalui pemanfaatan dana keistimewaan untuk membuka lapangan pekerjaan. Agar pengelolaan dana keistimewaan ini tidak seperti APBN yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Tetapi bagaimana dana keistimewaan bisa digunakan untuk investasi bagi masyarakat agar mampu mandiri dan mengentaskan kemiskinan," ungkapnya, Selasa (30/4/2024).
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan perayaan Hari Raya Idul Fitri di Sleman beberapa waktu lalu berlangsung lancar. Banyak masyarakat yang mudik ke Sleman, usai membaiknya perekonomian pasca pandemi.
"Tradisi silaturahmi dan mudik kembali dilaksanakan seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi masyarakat. Kami juga laporkan bahwa selama musim libur Hari Raya Idul Fitri, Sleman masih menjadi destinasi wisata favorit DIY," katanya.
Selain itu kunjungan wisata saat libur hari raya diharapkan Kustini memberi dampak positif pada pergerakan perekonomian di Sleman. "Semoga pergerakan roda perekonomian ini dapat meningkatknya kesejahteraan masyarakat sehingga dapat menurunkan angka kemiskinan di wilayah Sleman," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka kasus tantangan hafalan surat Al-Qur'an berhadiah minuman beralkohol di The Sound Project.
Profil Dewi Astutik, sosok yang dikaitkan dengan jaringan narkoba Segitiga Emas dan kasus penyelundupan 2 ton sabu.
Pelajar SMP di Bantul dibekali kecakapan digital untuk menghadapi FOMO, cyberbullying, hoaks, dan risiko penggunaan layar berlebihan.
Empat anak Michael Bambang Hartono menerima warisan saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar dari perusahaan induk keluarga Hartono.
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.