Dokter Anak Ungkap Cara Melihat Kualitas Susu Formula
Dokter anak Rini Sekartini menjelaskan kualitas susu formula perlu dilihat dari sumber bahan baku, proses produksi hingga pengendalian mutu.
Sejumlah warga menyaksikan pertandingan semifinal Piala Asia U-23 antara Indonesia vs Uzbekistan di Bangsal Kepatihan, Senin (29/4/2024) malam./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan orang memadati kompleks Kepatihan Pemda DIY untuk nonton bareng (nobar) laga semifinal Piala Asia U23 antara Indonesia vs Uzbekistan yang digelar Pemda DIY pada Senin (29/4/2024) malam.
Acara nobar yang juga disaksikan langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan jajaran kepala dinas di lingkungan Pemda DIY itu berlangsung meriah. Masyarakat sudah memenuhi lokasi sejak pukul 19.00 WIB meskipun laga baru dimulai pukul 21.00 WIB.
Sri Sultan sendiri tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB dengan mengenakan jersei biru muda berkelir hitam. Raja Kraton Yogyakarta duduk lesehan menyatu dengan masyarakat umum menyaksikan sejarah baru sepak bola Indonesia yang mampu menembus semifinal Piala Asia U23.
Gemuruh massa sempat terdengar saat Muhammad Ferarri mencetak gol dari kemelut yang tercipta di depan gawang Uzbekistan pada menit ke 65. Gol yang akhirnya dianulir oleh wasit tersebut pun membuat Sultan geleng-geleng kepala lantaran merasa tak percaya.
Euforia penonton dengan cepat berubah menjadi ekspresi kekecewaan setelah Norchaev Khuisain membawa Serigala Putih, julukan Uzbekistan U-23 unggul 0-1 atas Garuda Muda. Tambahan gol bunuh diri dari Pratama Arhan yang membuat skor menjadi 0-2 di menit ke-86 semakin memupuskan langkah Indonesia melaju ke babak final. Alhasil penonton pun mengakhiri lebih cepat acara nobar tersebut sebelum laga usai.
BACA JUGA: Gagal Mendapatkan Penalti, Babak I Piala Asia 2024 Indonesia Ditahan Imbang Uzbekistan 0-0
Ditemui seusai laga Sultan mengatakan, laga tersebut justru di luar dugaan publik. Garuda Muda yang mampu menembus semifinal untuk pertama kalinya di ajang U-23 justru keok dengan Uzbekistan. "Anti klimaks," kata Sultan singkat.
Sultan pun berharap para Garuda Muda bisa memperbaiki diri setelah mengikuti turnamen itu. Dengan begitu, bukan tidak mungkin prestasi di kancah kompetisi lain akan diraih. "Ya berlatih lagi saja," katanya.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan, Pemda DIY sengaja menggelar nobar semifinal Piala Asia U23 antara Indonesia vs Uzbekistan. Nobar itu sengaja digelar untuk memfasilitasi warga Jogja yang ingin bersama-sama menonton penampilan Garuda Muda. "Nobar ini bentuk dukungan dan semangat luar biasa dari masyarakat Jogja, apalagi Ngarsa Dalem datang secara pribadi. Ini bentuk dukungan luar biasa dari masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dokter anak Rini Sekartini menjelaskan kualitas susu formula perlu dilihat dari sumber bahan baku, proses produksi hingga pengendalian mutu.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.