SHDK Kartu Keluarga Jadi Sumber Kendala SPMB 2026 di Bantul
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
Sejumlah warga menyaksikan pertandingan semifinal Piala Asia U-23 antara Indonesia vs Uzbekistan di Bangsal Kepatihan, Senin (29/4/2024) malam./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan orang memadati kompleks Kepatihan Pemda DIY untuk nonton bareng (nobar) laga semifinal Piala Asia U23 antara Indonesia vs Uzbekistan yang digelar Pemda DIY pada Senin (29/4/2024) malam.
Acara nobar yang juga disaksikan langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan jajaran kepala dinas di lingkungan Pemda DIY itu berlangsung meriah. Masyarakat sudah memenuhi lokasi sejak pukul 19.00 WIB meskipun laga baru dimulai pukul 21.00 WIB.
Sri Sultan sendiri tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB dengan mengenakan jersei biru muda berkelir hitam. Raja Kraton Yogyakarta duduk lesehan menyatu dengan masyarakat umum menyaksikan sejarah baru sepak bola Indonesia yang mampu menembus semifinal Piala Asia U23.
Gemuruh massa sempat terdengar saat Muhammad Ferarri mencetak gol dari kemelut yang tercipta di depan gawang Uzbekistan pada menit ke 65. Gol yang akhirnya dianulir oleh wasit tersebut pun membuat Sultan geleng-geleng kepala lantaran merasa tak percaya.
Euforia penonton dengan cepat berubah menjadi ekspresi kekecewaan setelah Norchaev Khuisain membawa Serigala Putih, julukan Uzbekistan U-23 unggul 0-1 atas Garuda Muda. Tambahan gol bunuh diri dari Pratama Arhan yang membuat skor menjadi 0-2 di menit ke-86 semakin memupuskan langkah Indonesia melaju ke babak final. Alhasil penonton pun mengakhiri lebih cepat acara nobar tersebut sebelum laga usai.
BACA JUGA: Gagal Mendapatkan Penalti, Babak I Piala Asia 2024 Indonesia Ditahan Imbang Uzbekistan 0-0
Ditemui seusai laga Sultan mengatakan, laga tersebut justru di luar dugaan publik. Garuda Muda yang mampu menembus semifinal untuk pertama kalinya di ajang U-23 justru keok dengan Uzbekistan. "Anti klimaks," kata Sultan singkat.
Sultan pun berharap para Garuda Muda bisa memperbaiki diri setelah mengikuti turnamen itu. Dengan begitu, bukan tidak mungkin prestasi di kancah kompetisi lain akan diraih. "Ya berlatih lagi saja," katanya.
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan, Pemda DIY sengaja menggelar nobar semifinal Piala Asia U23 antara Indonesia vs Uzbekistan. Nobar itu sengaja digelar untuk memfasilitasi warga Jogja yang ingin bersama-sama menonton penampilan Garuda Muda. "Nobar ini bentuk dukungan dan semangat luar biasa dari masyarakat Jogja, apalagi Ngarsa Dalem datang secara pribadi. Ini bentuk dukungan luar biasa dari masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
Pemerintah memperkuat mitigasi PHK di sektor industri. Said Iqbal menyebut tekanan berasal dari konflik global, daya beli, hingga relokasi investasi.
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Harga cabai rawit merah di PIHPS Nasional mencapai Rp91.650 per kg pada Senin, sementara telur ayam ras dijual Rp29.500 per kg.
SHOW Token mengalokasikan pendanaan US$100 juta untuk industri film Indonesia melalui teknologi blockchain dan memperluas ekosistem ekonomi kreatif.