Pilur Bantul 2026, 6 Kalurahan Jadi Perhatian Khusus
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
Penampakan vandalisme yang dialami sejumlah toko di kawasan Malioboro pada Selasa (30/4/2024). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pertokoan di Malioboro Jogja di bagian sisi barat, tepatnya di deretan toko obat Sumber Husodo jadi korban vandalisme dengan coretan yang beragam pada Selasa (30/4/2024). Pelaku usaha merasa terganggu dengan keberadaan mural tersebut dan meminta pemerintah setempat melakukan penertiban.
Koordinator Lapangan Perkumpulan Pengusaha Malioboro dan Ahmad Yani (PPMAY) Karyanto Purbohusodo mengatakan, sedikitnya ada lima sampai enam toko yang menjadi korban vandalisme itu. Ia mengetahui coretan yang dibuat pada dinding dan pintu depan toko itu pada pagi hari ini.
BACA JUGA : Pasang Iklan di Rambu Lalu Lintas Bisa Kena Denda Rp50 Juta
"Saya tahunya tadi pagi. Saya tanya sama pedagang kaki lima sekitar katanya sekitar jam 01.00 WIB dini hari tadi masih bagus dan belum ada coretan," katanya.
Menurut Karyanto, dimungkinkan aksi vandalisme itu dilakukan sekitar jam 03.00 WIB atau 04.00 dini hari tadi. Perbuatan kelompok yang dinilainya mengganggu kenyamanan pengunjung itu sempat terekam CCTV, tetapi wajah terduga pelaku tidak terlalu jelas.
"Sudah pernah dulu begini juga, sempat kapok dan ini berulang lagi. Kami sudah lapor ke UPT Malioboro supaya ditertibkan," ujarnya.
Karyanto merasa terganggu dengan adanya aksi tersebut. Pelaku usaha juga menjadi repot dan keluar biaya untuk membersihkan coretan yang membekas di dinding dan pintu depan toko. Pihaknya meminta agar patroli kembali digencarkan untuk mengantisipasi kejadian serupa.
BACA JUGA : Vandalisme: Antara Iseng & Eksistensi
"Kalau bisa dibuat CCTV di pertokoan Malioboro atau bagian lorongnya. Jangan hanya yang menghadap ke jalan, di lorong juga dipasang dari utara ke selatan atau sebaliknya," ujarnya.
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Jogja Ekwanto sudah menerima laporan soal tindakan vandalisme di sejumlah pertokoan Malioboro tersebut. Hanya saja petugas masih kesulitan mengidentifikasi wajah terduga pelaku, sehingga belum tertangkap.
"Kecuali kalau tertangkap langsung saat mereka mencoret-coret itu biasanya langsung kami tindak. Kalau remaja orang tuanya kami panggil dan minta dicat ulang seperti biasa," katanya.
Menurutnya, fenomena vandalisme sudah terjadi berulang kali di Malioboro. Bahkan petugas sudah melakukan tangkap tangan sebanyak empat kali kepada pelaku vandal yang kerap beroperasi di Malioboro.
BACA JUGA : Bangunan Cagar Budaya di Sleman Jadi Korban Vandalisme
"Biasanya mereka melakukan aktivitasnya saat petugas jaga lengah. Pada jam 00.00 kan pergantian apel petugas jaga, sehingga yang jaga kosong. Tentunya ini jadi bahan evaluasi kami ke depan untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan di Malioboro," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
Supermarket Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11 Sleman terbakar hebat. Api merembet dari bagian belakang hingga melalap seluruh gedung.
Menteri Perindustrian Sarmuji memiliki harta bersih Rp14,93 miliar berdasarkan LHKPN 2025, termasuk kapal senilai Rp5,57 miliar.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir