Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Ilustrasi pengerjaan pemeliharaan jalan /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Program pemeliharan jalan di Kulonprogo mulai dikerjakan pada Mei ini yang menyasar lima paket. Semua paket pemeliharaan jalan sudah dilakukan kontrak dengan pihak ketiga dimana sumber anggarannya dari dana alokasi khusus (DAK) milik Pemerintah Pusat.
Kelima paket pemeliharan itu meliputi ruas jalan Pasar Bendungan-Pleret, Jalan Kasatrian-Kalurahan Panjatan, Pasar Temon-Pantai Glagah, Simpang Demen-Girigondo, dan Tonobakal-Simpang Girigondo. Lima paket pemeliharaan jalan ini tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Kulonprogo Wuriandreza Gigih Muktitama menjelaskan lima paket itu dibagi dalam dua kelompok pengerjaan. Kelompok pertama dikerjakan dalam enam bulan dengan dana Rp9,4 miliar yang meliputi ruas jalan Pasar Bendungan-Pleret, Jalan Kasatrian-Kalurahan Panjatan.
Sedangkan kelompok kedua dikerjakan dalam waktu empat bulan dengan anggaran Rp6,79 miliar yang meliputi ruas jalan Pasar Temon-Pantai Glagah, Simpang Demen-Girigondo, dan Tonobakal-Simpang Girigondo. "Untuk kelompok paket pertama sudah dimulai sosialisasi, kalau paket pemeliharaan kelompok kedua sedang tahap pengadaan material," jelas Gigih.
BACA JUGA: APBD Tersedot untuk Pilkada, Perbaikan Jalan di Gunungkidul Andalkan Bantuan Pusat
Gigih menjelaskan sosialisasi dilakukan agar saat pengerjaan tidak ada hambatan dan masyarakat serta pengguna jalan tersebut mengetahui rencana proyek tersebut. "Agar diterima bersama dan dapat diperhatikan, misalnya nanti ada buka tutup jalan atau lainnya agar pengguna jalan paham, supaya dapat dikerjakan sesuai targetnya," ujar dia.
Pemeliharaan jalan pada 2024 di Bumi Binangun, jelas Gigih, juga menyediakan dua paket lagi yang bersumber dari APBD Kulonprogo. "Dua paket ini masih dibahas dan belum ada kontrak pengerjaannya," terangnya.
Dua paket pemeliharaan jalan dengan APBD itu, lanjut Gigih, akan dilakukan dalam jumlah yang lebih kecil dan tersebar tak terfokus pada ruas tertentu. "Pemeliharan jenis sumber APBD akan dilakukan di Kapanewon Lendah dan satunya lagi masih dibahas."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.