Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan angkutan umum dan angkutan barang, di depan Pasthy, Senin (13/5/2024)/Istimewa-Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja menggelar operasi gabungan untuk angkutan umum dan angkutan barang di depan Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy), Senin (13/5/2024). Belasan kendaraan terjaring tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan.
Komandan Regu Operasi Gabungan Penegakakan Hukum Lalulintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Jogja, Shidiq Rohadi, menjelaskan dipilihnya lokasi tersebut lantaran jalan Bantul merupakan salah satu perlintasan untuk kendaraan masuk dan keluar menuju Kota Jogja.
Operasi gabungan ini sebagai upaya memberikan kesadaran kepada para pengusaha angkutan umum maupun angkutan barang untuk mengurus kelengkapan surat kendaraan. “Operasi gabungan kali ini difokuskan pada kendaraan angkutan umum maupun angkutan barang. Bagi pelanggar tetap harus menjalani persidangan sesuai aturan yang ada," ujarnya.
Dalam operasi ini, para petugas menjaring total sebanyak 114 kendaraan angkutan barang untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa, terdapat 15 kendaraan yang kedapatan habis masa uji KIR dan tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.
"Kami tidak hanya memeriksa kendaraan angkutan umum maupun barang milik para pengusaha saja, namun kendaraan milik pemerintah juga kami cek kelengkapannya. Tadi ada truk milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja juga kami berhentikan tapi tidak kami tindak karena dokumen kendaraannya lengkap," ungkapnya.
BACA JUGA: 1.400 Pengendara di Bantul Ditilang dalam Razia Operasi Keselamatan Progo 2024
Ia menegaskan operasi gabungan ini akan terus dilakukan agar para pengguna jalan taat terhadap kelengkapan dokumen kendaraan terutama dokumen uji berkala atau kir. "Ini tidak semata-mata untuk menindaklanjuti pelanggaran saja. Melainkan juga sebagai edukasi kepada masyarakat agar mereka taat pada aturan yang ada,” ujarnya.
Pihaknya berharap dengan adanya penertiban ini dapat memberikan kenyamanan untuk pengguna jalan serta dapat menciptakan keselamatan jalan bagi masyarakat. ‘Harapannya dapat menciptakan kenyamanan dan keselamatan di jalan bagi masyarakat,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.