Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana menjelaskan ASPD untuk jenjang SMP dan Paket B di Sleman digelar pekan ini. ASPD digelar 13-15 Mei dengan mata asesmen yang berbeda di setiap harinya.
"Jadwalnya hari ini literasi membaca, besok literasi numerasi, Rabu literasi sains," jelas Ery pada Senin (13/5/2024).
BACA JUGA: PPDB 2024: Ini Link Download Materi ASPD Siswa dari Luar Daerah Akan Mendaftar SMA/SMK di JogjaTotal ada 124 sekolah di Sleman yang terdiri dari 54 sekolah negeri dan 70 sekolah swasta yang menyelenggarakan ASPD jenjang SMP. Jumlah peserta ASPD tahun ini mencapai 13.394 siswa.
Bagi peserta yang sakit atau berhalangan hadir dijadwal pelaksanaan ASPD dapat mengikuti ASPD susulan pada 20-21 Mei 2024. Sementara untuk peserta didik dari luar daerah akan ada jadwal pelaksanaan ASPD tersendiri.
"Peserta luar daerah itu besok tanggal 30-31 Mei, itu sudah dijadwalkan oleh provinsi," lanjutnya.
Di sisi lain, penyelenggaraan ASPD untuk jenjang SD baru akan digelar pekan depan. Sama seperti ASPD jenjang SMP, untuk pelajar dari luar daerah akan diberi jadwal tersendiri, terpisah dengan pelajar dari dalam daerah. "Luar daerah juga ada sendiri nanti, untuk pelajar luar daerah kita juga menyelenggarakan," tandasnya.
"Kita memberikan kesempatan bagi siswa luar daerah untuk mengikuti ASPD tapi jadwalnya ada tersendiri, tidak bareng," imbuhnya.
BACA JUGA: Tak Ingin Kambuh Lagi, Mensos Risma Janjikan Modal Usaha untuk Eks Napi TerorisBerbeda dengan ASPD jenjang SMP yang mengujikan tiga mata asesmen, pada jenjang SD hanya dua asesmen saja yang diujikan. "Kalau SD hanya dua mata asesmen, literasi membaca dan literasi numerasi, jadi lebih sedikit," tegasnya.
Ditegaskan Ery fungsi utama ASPD untuk memetakan atau mengetahui hasil pembelajaran yang telah dilakukan selama ini. Digelarnya juga berperan untuk melihat mutu pendidikan. Hanya sebagian saja yang dipakai untuk pertimbangan penilaian di PPDB.
"Maksudnya sebagian itu karena masih harus digabung dengan nilai rapor. Di samping itu yang menggunakan nilai ASPD itu tidak semua jalur. Jalur zonasi radius itu enggak pakai nilai, jalur afirmasi untuk siswa miskin dan disabilitas juga enggak palai nilai," ungkapnya.
Gabungan nilai ASPD hanya digunakan untuk jalur zonasi wilayah di kala jumlah pendaftar melebihi daya tampung serta dipakai pada seleksi jalur prestasi.