Arca Dewa Kekayaan di Pantai Baron Segera Jadi Cagar Budaya Baru
Arca diduga Kuwera atau Jambhala di Gua Songobranti, Pantai Baron, segera ditetapkan sebagai cagar budaya baru di Gunungkidul.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Anggara untuk pelaksanaan Pilkada Sleman 2024 mencapai Rp58,5 miliar. Meski demikian, hingga saat ini, Pemkab baru menyalurkan hibah untuk pelaksanaan sebesar Rp23,4 miliar.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ketahanan Nasional, Kesbangpol Sleman, Achmad Raharjo mengatakan, sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No.900.1.91/435/SJ tentang Pendanaan Pilkada 2024, pencairan dana hibah untuk penyelenggaraan diberikan dalam dua termin. Termin pertama sebesar 40% disalurkan di 2023, sedangkan sisanya 60% diberikan di tahun ini.
Ia menjelaskan, total anggaran pilkada yang dibutuhkan sebesar Rp58,5 miliar. Rinciannya, untuk penyelenggaraan di KPU sebesar Rp44,75 miliar dan sisanya Rp13,75 milar dipergunakan untuk pengasawan di Bawaslu.
“40% yang sudah dicairkan setara dengan Rp23,4 miliar. Untuk KPU sebesar Rp19,9 miliar dan Bawaslu Rp5,5 miliar,” kata Jojo, sapaan akrabnya, Jumat (17/5/2024).
Menurut dia, masih ada sisa anggaran yang belum disalurkan sebesar Rp35,1 miliar. Rinciannya, untuk KPU sebesar Rp26,85 miliar dan Bawaslu Rp8,25 miliar.
“Insyaallah akan kami salurkan Mei ini,” ungkapnya.
Jojo mengakui, ada beberapa alasan yang menjadi dasar sisa anggaran belum disalurkan. Selain disesuaikan dengan jadwal pencairan, alasan lain untuk menjaga fiskal Pemkab Sleman.
“Logika keuangan mas untuk menjaga ketersediaan anggaran untuk kegiatan bulanan. Jadi, jangan sampai kosong,” kata Jojo.
Terpisah, Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar membenarkan hingga sekarang sisa dana pengawasan sebesar 60% belum dicairkan. Adapun dana pengawasan yang dibutuhkan di pilkada sebesar Rp13,75%.
“Hibah yang diberikan oleh pemkab baru sebesar 40% atau setara Rp5,5 miliar. Memang ketentuan pencairan dilakukan dua kali, yakni di 2023 dan 2024,” katanya.
Menurut dia, sisa anggara pengawasan sebesar Rp8,25 miliar akan dicairkan tahun ini. Adapun prosesnya masih menunggu kebijakan dari Pemkab Sleman.
“Kami masih menunggu. Infonya, hibah akan diberikan Juni mendatang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arca diduga Kuwera atau Jambhala di Gua Songobranti, Pantai Baron, segera ditetapkan sebagai cagar budaya baru di Gunungkidul.
Disdikpora Jogja menegaskan SD dan SMP negeri dilarang menarik pungutan dan menjual seragam, termasuk lewat koperasi sekolah.
Bantul bagikan seragam sekolah gratis untuk siswa baru mulai pekan depan. Sekolah dilarang menjual seragam ke murid.
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Korban gempa kembar Venezuela mencapai 3.685 orang. Ribuan warga mengungsi, bantuan internasional terus disalurkan.
YouTuber Andra ST mengalami kecelakaan di Sukoharjo, mobilnya terbelah dua. Polisi sebut penyebab ban selip.