HP Mulai Bermasalah? Kenali Gejalanya Sebelum Memutuskan Ganti
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul mencatat ada sebanyak 8.800 pemilih pemula pada Pilkada Bantul 2024 yang sampai kini belum melakukan perekaman e-KTP.
Oleh karena itu, Disdukcapil terus mengoptimalkan gerakan jemput bola di sekolah dan kalurahan di Bumi Projotamansari, agar 8.800 pemilih pemula ini segera selesai melakukan perekaman e-KTP.
BACA JUGA: Disdukcapil Jogja Dorong Pelajar dan Warga Usia 16 Tahun Lakukan Perekaman KTP-El
Kepala Disdukcapil Kabupaten Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengungkapkan, awalnya dinas mencatat pemilih pemula pada Pilkada Bantul 2024 ada 10.000 orang yang belum melakukan perekaman e-KTP. Oleh karena itu, dinas melakukan upaya percepatan perekaman e-KTP untuk mereka.
Alhasil, kata Kwintarto, selama tiga pekan pelaksanaan kegiatan jemput bola ke sekolah dan kalurahan di Bumi Projotamansari, dari 10.000 pemilih tersebut, saat ini tinggal 8.800 pemilih pemula yang belum melakukan perekaman e-KTP.
"Target kami akhir Juni semua sudah melakukan perekaman. Saat ini, kami sudah ada jadwal dengan sekolah-sekolah bahwa perekaman akan kami bantu dengan dilakukan di sekolah-sekolah," kata Kwintarto, Senin (27/5/2024).
Selain itu, pada hari Sabtu dan Minggu, kata Kwintarto, petugas dari Disdukcapil juga melakukan percepatan perekaman pemilih pemula dan aktiviasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di padukuhan dan kalurahan. Adapun tujuannya, agar Pilkada nantinya bisa berjalan lancar dan tidak ada kendala.
Menurut Kwintarto dengan adanya target Juni selesai perekaman e-KTP, maka pada bulan berikutnya dinas akan melakukan penyisiran terhadap pemilih pemula yang belum melakukan perekaman e-KTP.
"Untuk Juli, Agustus dan maksimal September sebelum penetapan calon harapannya sudah tuntas 100 persen. Makanya kalau target Juli meleset masih ada Agustus untuk penyelesaian perekaman," ungkap Kwintarto.
Di sisi lain, Kwintarto menyampaikan jika pemilih pemula yang telah melakukan perekaman e-KTP maka akan otomatis didaftarkan dalam IKD. Hal itu dilakukan untuk mempercepat capaian perolehan target IKD di Kabupaten Bantul.
"Capaian IKD Bantul sat ini telah mencapai 5,2 persen atau 11.000 orang. Kami harap capaian IKD di akhir 2024 ada sebanyak 100.000 orang atau berkisar 12 persen," ucapnya.
Terpisah, Ketua KPU Bantul Joko Santosa mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak penambahan jumlah pemilih pada Pilkada Bantul 2024. Sebab, pemetaan terhadap Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) tengah dilakukan oleh PPS.
"Jadi bisa saja jumlah pemilihnya ke depan berkurang. Saat ini semua sedang berproses," terang Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Lando Norris mengkritik sejumlah pembalap setelah DNF di GP Azerbaijan akibat terlibat tabrakan dengan Franco Colapinto dan Pierre Gasly.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.