Kejurda MMA DIY 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Foto ilustrasi proyek Tol Jogja Solo. /Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Keberadaan tol Jogja-Solo yang akan membelah wilayah aglomerasi Sleman dan Jogja akan segera terwujud. Ruas tol ini akan melayang melewati pusat bisnis dan pendidikan di Kecamatan Depok, Sleman atau dikenal dengan ruas Maguwo-Trihanggo.
Berada di pusat kota, ruas tol ini meski hanya sekitar 7,21 kilometer akan dilengkap dengan empat exit toll atau dikenal dengan on ramp dan off ramp sebagai keluar masuk kendaraan yang akan terhubung ke gerbang tol. Konstruksi tol ini akan melayang di sepanjang Ringroad Utara Sleman.
Ruas Maguwoharjo-Trihanggo atau disebut tol dalam kota ini akan dibangun terakhir setelah semua ruas tol yang ada di Jogja tuntas baik Jogja-Solo, Jogja-YIA maupun Jogja-Bawen. Hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan arus keluar masuk jalan tol di area Purwomartani serta untuk memudahkan arus keluar masuk via Jalan Tol Jogja-Bawen.
BACA JUGA : Kabar Baik, Pengerjaan Proyek Tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen Sudah Tersambung
Ruas Maguwoharjo-Trihanggo ini nantinya akan ada empat on ramp dan off ramp terdiri atas on of Maguwoharjo, on off UPN, on off Monjali dan on off Trihanggo.
On Ramp merupakan akses untuk masuk ke jalan tol (baik ada gerbang tol maupun tidak ada gerbang tolnya, tergantung sistem pengoperasian jalan tol tersebut). Sedangkan off ramp adalah akses untuk keluar jalan tol (bisa ada gerbang tol maupun tidak ada gerbang tolnya, tergantung sistem pengoperasian jalan tol tersebut. Baik menggunakan sistem terbuka maupun sistem tertutup.
Berdasarkan peta trase yang diperoleh Harianjogja.com, setidaknya ada empat akses keluar masuk jalan tol yang berada di sepanjang ringroad utara, Depok, Sleman. Terdiri atas, pertama on/off ramp di kawasan Maguwoharjo yang berdasarkan peta tampak titiknya berada di sebelah utara ringroad tepatnya di Kawasan Sanggrahan sebelah barat SMK 1 N Depok. Akses ini sangat memungkinkan untuk terhubung langsung dengan ringroad timur, Jalan Solo dan Jalan Tajem.
Kedua, on/off ramp UPN, berdasarkan titik petanya berada di sebelah utara ringroad atau sebelah barat Jalan Nusa Indah. Akses keluar masuk tol ini nantinya akan terkoneksi dengan ringroad dan jalan Nusa Indah.
Ketiga on/off ramp Monjali yang berada di sebelah utara ringroad. Adapun titiknya kemungkinan berada di tengah-tengah antara Jalan Palagan dan Jalan Kaliurang. Akses ini secara otomatis akan terkoneksi dengan ringroad serta kedua jalan tersebut.
BACA JUGA : Ruas Tol Jogja Rute Maguwoharjo-Trihanggo Dibangun
Keempat on/off ramp Trihanggo yang berada di simpang empat Trihanggo. Titiknya berada di sebelah utara rongroad. Akses ini selain terkoneksi langsung dengan road, juga terhubung dengan Jalan Kabupaten. Titik on off ini berada di sebelah timur Junction Sleman yang merupakan titik persimpangan antara tol Jogja-Bawen, Jogja-Solo dan Jogja-YIA.
Di tengah pembangunan konstruksi untuk ruas Trihanggo-Junction Sleman, pembebasan lahan untuk ruas Maguwoharjo-Trihanggo juga terus dikebut. Pembebasan lahan tol Jogja-Solo untuk ruas Maguwo-Trihanggo ini telah dipasang patok dan memasuki tahap pengukuran lahan terdampak. Ruas Maguwo-Trihanggo atau sepanjang Ringroad utara Sleman ini diperkirakan panjang 7,21 kilometer akan melewati di area dalam kota dengan padat permukiman penduduk dan pusat bisnis.
Sejumlah patok lahan terdampak di sepanjang Ringroad Utara Sleman. Pembebasan lahan ruas ini dilakukan paling akhir karena pembangunan konstruksinya juga direncanakan paling akhir setelah semua ruas tol di DIY yaitu Jogja-Solo, Jogja-YIA dan Jogja-Bawen tuntas.
PPK Tol Jogja-Solo Dian Ardiansyah membenarkan pematokan untuk pembebasan lahan tol Jogja-Solo ruas Maguwo-Trihanggo sudah dilakukan. Pada ruas ini telah dilakukan konsultasi publik bersamaan dengan ruas lain seperti Klaten Purwomartani dan Trihanggo-Junction Sleman.
"Iya [sudah dipatok], untuk konsultasi publik kan sudah dilakukan sejak 2019 bersamaan dengan ruas lain sebelum terbit penlok [IPL oleh Gubernur DIY]. Sosialisasi setelah terbit penlok juga sudah kami lakukan dan tuntas sebelum lebaran kemarin [2024]," katanya kepada Harianjogja.com, Minggu (26/5/2024).
BACA JUGA : Tol Jogja Solo di Atas Ring Road Dibangun Mulai Juni, Kendaraan Tetap Bisa Lewat
Setelah pematokan tahapan selanjutnya pengukuran lahan terdampak di sepanjang ringroad. Ia berharap pada akhir 2024 ini sudah dapat diajukan pembayaran untuk uang ganti rugi (UGR) terdampak tol Jogja-Solo ruas Maguwo-Trihanggo. Sehingga pada awal 2025 mendatang bisa dilakukan pencairan.
"Saat ini sedang tahap pengukuran bidang. Kami berharap akhir tahun [2024] ini bisa mulai pengajuan pembayaran [uang ganti rugi ke LMAN]," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.