Ratusan SD Kekurangan Murid, Regrouping di Gunungkidul Terus Berjalan
Regrouping SD di Gunungkidul berlanjut setelah lima sekolah digabung. Disdik masih mengkaji sekolah lain menyusul banyaknya SD yang kekurangan murid.
Sukamto PKB.dok/pkb
Harianjogja.com, SLEMAN—Anggota DPR RI dari PKB, Sukamto ikut meramaikan bursa calon kepala daerah di DPC PDI Perjuangan Sleman. Rencananya penjaringan di partai banteng moncong putih ini ditutup di 31 Mei 2024.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto mengatakan, penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati di partainya sudah dibuka mulai 29 April hingga 31 Mei. Ia memastikan penjaringan ini terbuka untuk umum sehingga siapa pun yang ingin meramaikan kontestasi Pilkada Sleman dipersilahkan mendaftar.
Hingga sekarang, bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran antara lain Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dan mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya. Menurut dia, diperkirakan jumlah peminat masih akan bertambah.
“Kemarin [Senin 27/5/2024] utusan dari Pak Kamto [Anggota DPR RI dari PKB] sudah mengambil formulir pendaftaran,” katanya, Selasa (28/5/2024).
BACA JUGA: Deretan Artis Ini Dikabarkan Ikut Maju Pilkada 2024, Ada Raffi Ahmad dan Krisdayanti
Meski berasal dari partai yang berbeda, namun Koeswanto menyambut baik minat baik dari politikus PKB meramaiman bursa pencalonan di partainya. “Sejak awal kita memang terbuka. Jadi, siapa saja yang berminat bisa mendaftar. Untuk pengembalian formulir pendaftaran kami tunggu hingga penjaringan ditutup di 31 Mei,” ungkapnya.
Ditambahkan dia, bakal calon yang mendaftar juga masih akan bertambah. Pasalnya, pada Selasa siang ada informasi seorang praktisi media nasional atas nama Fourista Handayanto Salasa akan mengembalikan formulir pendaftaran.
“Kami mengingatkan, meski penjaringan terbuka untuk umum. Tapi, kewenangan yang memberikan rekomendasi sepenuhnya diserahkan ke DPP,” katanya.
Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi mengatakan, proses penjaringan di partainya sudah selesai. Total ada empat nama yang diajukan ke DPP untuk mendapatkan tiket maju pilkada dari Partai Golkar.
Empat nama ini di antaranya, Mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya; Lurah Condongcatur Reno Candrasangaji. Selanjutnya ada kader internal sekaligus Anggota DPRD DIY, Nurcholis Suharman dan akademisi salah satu universitas di Magelang, Chaidir Iswanaji.
“Nama-nama yang ikut penjaringan sudah kami serahkan ke DPP. Sekarang tinggal menunggu rekomendasi yang akan diusung di Pilkada Sleman,” katanya.
BACA JUGA: Rakernas Selesai, PDIP Tetapkan Kriteria Menjaring Calon untuk Pilkada 2024
Janu menambahkan, saat ini fokus untuk mencari mitra koalisi. Ia berdalih dengan perolehan enam kursi di DPRD Sleman belum mencukupi guna mengusung calon sehingga harus berkoalisi dengan partai lain.
“Untuk bisa maju syaratnya harus mengantongi minimal sepuluh kursi di DPRD Sleman. jadi, kami harus berkoalisi dengan partai lain,” katanya.
Hingga sekarang ia mengaku sudah menjali komunikasi dengan sejumlah partai mulai dari PDI Perjuangan, PKB, PKS, Gerindra, PPP hingga NasDem. “Kami masih berusaha membangun komunikasi dengan partai lain untuk mengusung calon secara bersama-sama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Regrouping SD di Gunungkidul berlanjut setelah lima sekolah digabung. Disdik masih mengkaji sekolah lain menyusul banyaknya SD yang kekurangan murid.
Riset kolaboratif mengungkap budaya Toalean di Sulsel berkembang dari tradisi teknologi batu lokal yang telah bertahan selama 40.000 tahun.
SPMB 2026 menunjukkan minat masyarakat terhadap madrasah di Kulonprogo meningkat. MAN 2 Kulonprogo menerima 238 siswa baru.
OIKN mengusulkan tambahan anggaran Rp2,7 triliun untuk pembangunan IKN batch 3, pengelolaan aset, dan pembebasan lahan periode 2026-2028.
Prabowo menegaskan Indonesia terbuka bagi semua negara yang ingin bermitra dengan prinsip saling menguntungkan saat groundbreaking LNG Abadi Masela.
KFC Jepang menutup aplikasi pemesanan setelah mitra logistik Nichirei Group terkena serangan siber yang mengganggu distribusi bahan baku.