Jangan Tergiur Irit BBM, Ini Kekurangan Mobil PHEV
Mobil PHEV menawarkan efisiensi bahan bakar, tetapi memiliki sejumlah kekurangan mulai dari harga mahal hingga perawatan baterai yang perlu diperhatikan.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Operasional dua armada bus sekolah di Bantul dipastikan mundur. Jika sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul berencana mengoperasionalkan dua armada bus sekolah pada awal tahun ajaran 2024, atau Juli 2024, maka operasional bus tersebut bakal mundur pada Agustus 2024.
Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi mengakui jika operasional dua bus sekolah mundur menjadi Agustus 2024 mendatang. Mundurnya jadwal operasional tersebut, dikarenakan branding bus yang awalnya kami rencanakan selesai pada bulan Juni, belum selesai.
"Saat ini satu bus, branding-nya sudah selesai. Tinggal satu yang belum selesai. Untuk itu, maka kami baru akan operasionalkan kedua bus tersebut pada Agustus 2024," kata Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi, Senin (3/6/2024).
Menurut Singgih, sebelum mengoperasionalkan dua bus sekolah, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Selain melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan 20 sekolah tingkat SD sampai SMA yang dilalui bus sekolah. Dishub Bantul juga telah melakukan uji coba rute yang dilalui oleh dua armada bus sekolah.
BACA JUGA: Cegah Praktik Numpang KK, Bantul Ubah Syarat PPDB Jalur Zonasi
"Rutenya dari Sedayu [SMP Pangudi Luhur] melewati Pajangan, Srandakan, Pandak dan berakhir di SMP1 dan SMAN 2 Bantul," lanjut Singgih.
Lebih lanjut Singgih mengungkapkan, dari uji coba yang kami lakukan oleh pihak Dishub, jarak tempuh bus sekolah dari Sedayu hingga Bantul ada sekitar 40 menit. Sementara satu armada berkapasitas 30 tempat duduk.
"Untuk operasional dari jam 6 pagi sampai pulang sekolah," ucap Singgih.
Adapun tujuan dari pengoperasionalan bus, Singgih mengungkapkan, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar. Selain itu, keberadaan bus sekolah juga untuk mengurangi kemacetan pada jam-jam sibuk akibat maraknya penggunaan sepeda motor
"Dengan jarak tempuh yang ada, kami yakin siswa sekolah yang ada di rute tersebut akan mampu terlayani," terang Singgih.
BACA JUGA: Bus Rombongan Wisatawan Asal Purwomartani Kalasan Sleman Alami Kecelakaan di Karanganyar
Kepala Bidang SMP Disdikpora Bantul Retno Yuli Astuti mengaku mendukung langkah dari Dishub Bantul yang akan mengoperasionalkan dua armada bus sekolah. Sejauh ini, Disdikpora telah berkoordinasi dengan Dishub terkait sosialisasi penggunaan bus sekolah.
"Bagaimanapun tujuan dari bus sekolah adalah mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan memperlancar anak ke sekolah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil PHEV menawarkan efisiensi bahan bakar, tetapi memiliki sejumlah kekurangan mulai dari harga mahal hingga perawatan baterai yang perlu diperhatikan.
Vinicius Jr resmi memperpanjang kontrak bersama Real Madrid di tengah rumor transfer ke Arsenal. Kesepakatan tercapai usai negosiasi dengan klub.
AS menyatakan jalur sementara di Selat Hormuz akan dibuka tanpa izin maupun biaya. Iran dan Oman disebut hampir merampungkan kesepakatan pelayaran.
DPS Pilur Gunungkidul 2026 ditetapkan sebanyak 120.856 calon pemilih di 31 kalurahan. DPT dijadwalkan ditetapkan pada 24 Agustus 2026.
Prediksi Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026. Simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan skenario Garuda lolos semifinal.
Menkes Budi Gunadi Sadikin memerintahkan audit dugaan nakes menghina pasien BPJS. Hasil investigasi Inspektorat Kemenkes ditargetkan rampung pekan ini.