Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman saat menandatangni Perjanjian Kerja Sama dengan Polbangtan Yogyakarta-Magelang di Rumah Dinas Bupati, Rabu (5/6/2024). Istimewa Humas Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menjalin kerja sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang untuk mencetak petani milenial yang handal. Langkah ini diwujudkan dengan memberikan kesempatan bagi anak-anak petani yang berprestasi untuk berkuliah di kampus tersebut.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, perjanjian kerja sama sudah ditandatangi dengan pihak kampus Polbangtan Yogyakarta-Magelang, Rabu (5/6/2024). Kerja sama merupakan bentuk komitmen dari pemkab untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor pertanian.
“Salah satu upayanya dengan memberikan kesempatan bagi anak petani yang berprestasi di Sleman agar bisa berkuliah di Polbangtan,” kata Kustini, Rabu siang.
Diharapkan dengan berkuliah di bidang pertanian ini, maka bisa mencetak dan mengembangkan petani milenial di Bumi Sembada. “Putra-putri petani Sleman dapat menggali potensi, menguasai kondisi dan mengembangkan pertanian di Sleman sehingga dapat ikut berperan dalam pembanguann sesuai dengan keahlian yang dimiliki,” ungkapnya.
Baca Juga
Bupati Sleman Panen Perdana Semangka Tanpa Biji Hasil Pemeberdayaan Indomaret, UGM & Petani Milenial
Penjelasan Pakar Terkait Meningkatnya Persentase Petani Tua di DIY
Gunungkidul Butuh Regenerasi Petani
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono mengatakan Polbangtan Yogyakarta-Magelang merupakan sekolah kedinasan yang dimiliki Kementerian Pertanian. Adanya perjanjian kerja sama dengan pemkab, maka peluang dari anak petani di Sleman yang berpretasi bisa semakin besar diterima di kampus tersebut.
“Kuotanya fluktuatif setiap tahunnya. Tapi yang jelas dengan kerja sama ada kepastian anak para petani bisa diterima untuk berkuliah di sana,” katanya.
Pram, sapaan akrabnya, sangat menyambut baik karena langkah ini juga sebagai proses regenerasi petani di Sleman. “Tentunya juga untuk mencetak petani-petani milenial di Sleman yang andal,” katanya.
Wakil Direktur I, Polbangtan Yogyakarta Magelang, Sujono menyatakan komitmennya untuk membantu peningkatan sumber daya manusia di Sleman, khususnya di bidang pertanian. Pihaknya juga akan terus melaporkan secara berkala tentang perkembangan anak-anak asal Sleman yang telah menempuh studi.
“Setiap semester akan kami laporkan ke Pemkab Sleman. tapi kalau ada informasi yang perlu disampaikan secara langsung, maka tidak harus menunggu akhir semester karena bisa secepatnya melaporkan ke Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Harper Malioboro Yogyakarta bersama BPBD Kota Yogyakarta menggelar pelatihan evakuasi gempa untuk meningkatkan kesiapsiagaan staf menghadapi kondisi darurat.
Cara blokir STNK kendaraan yang sudah dijual, syarat dokumen, alasan pemblokiran, serta risiko ETLE bagi pemilik lama.
Kenali 10 ciri HP terinfeksi spyware, mulai baterai boros, panas, performa lambat, hingga muncul aplikasi asing.
Cristiano Ronaldo meninggalkan timnas Portugal jelang lawan Denmark setelah situasi dengan Jorge Jesus. Ia belum menyatakan pensiun.