Petugas Pemotongan Hewan Kurban Diimbau Memperhatikan Aspek Kebersihan dan Kehalalan

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Kamis, 06 Juni 2024 09:47 WIB
Petugas Pemotongan Hewan Kurban Diimbau Memperhatikan Aspek Kebersihan dan Kehalalan

Ilustrasi penjualan hewan kurban. /Bisnis-Arief Hermawan P

Harianjogja.com, BANTUL–Menjelang Iduladha, Dinas Pertahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul mengimbau petugas pemotongan hewan kurban agar dalam memotong hewan kurban sesuai standar kebersihan dan kehalalan. 

Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo menyampaikan petugas pemotongan hewan kurban memperhatikan aspek kebersihan dalam proses pemotongan hewan kurban.

“Kami berpesan kepada para panitia penyembelihan hewan kurban agar membuat jugangan atau lubang pembuangan untuk membuang limbah pemotongan, menggunakan air mengalir untuk mencuci jeroan, jangan mencampur jeroan dengan daging,” ujarnya, Kamis (6/6/2024). 

Selain itu, Joko mengimbau agar wadah untuk pembagian daging kurban menggunakan daun atau besek mengurangi sampah plastik sekali pakai yang sering digunakan untuk membagikan daging kurban.

“Untuk mendukung Bantul Bersih Sampah, mari kita gunakan besek atau daun sebagai wadah daging kurban,” ujarnya. 

BACA JUGA: Stok Hewan Kurban untuk Iduladha di Bantul Mencukupi

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul, Fenty Yusdayati menyampaikan bimbingan teknis (bimtek) telah diberikan kepada petugas pemotongan hewan kurban. Bimtek tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan, pencegahan dan pengendalian penyakit hewan menular strategis dan zoonosis kepada masyarakat menjelang Iduladha. 

“Kami berharap petugas pemotongan hewan kurban mengetahui tata cara penyembelihan dan pemotongan daging yang aman untuk dikonsumsi dan sesuai syariat,” ujarnya. 

Selain itu menurut Fenty, petugas pemotongan hewan kurban juga harus memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan sebelum dan setelah menyembelih hewan kurban. 

Tahun ini DKPP Bantul bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memantau penyembelihan hewan kurban selama Iduladha. Tahun ini ada 150 orang petugas yang diterjunkan untuk pemantauan tersebut. Selain itu, ada pula beberapa petugas pusat kesehatan hewan (puskeswan), dan Inseminasi Buatan (IB) yang turut memantau proses tersebut. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online