DPRD Kota Jogja Dorong Kalender Event untuk Perkuat Pariwisata Berbasis Budaya
DPRD Kota Jogja mendorong kalender event berbasis budaya untuk mengisi low season dan memperpanjang masa tinggal wisatawan.
Ilustrasi penjualan hewan kurban. /Bisnis-Arief Hermawan P
Harianjogja.com, BANTUL–Menjelang Iduladha, Dinas Pertahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul mengimbau petugas pemotongan hewan kurban agar dalam memotong hewan kurban sesuai standar kebersihan dan kehalalan.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo menyampaikan petugas pemotongan hewan kurban memperhatikan aspek kebersihan dalam proses pemotongan hewan kurban.
“Kami berpesan kepada para panitia penyembelihan hewan kurban agar membuat jugangan atau lubang pembuangan untuk membuang limbah pemotongan, menggunakan air mengalir untuk mencuci jeroan, jangan mencampur jeroan dengan daging,” ujarnya, Kamis (6/6/2024).
Selain itu, Joko mengimbau agar wadah untuk pembagian daging kurban menggunakan daun atau besek mengurangi sampah plastik sekali pakai yang sering digunakan untuk membagikan daging kurban.
“Untuk mendukung Bantul Bersih Sampah, mari kita gunakan besek atau daun sebagai wadah daging kurban,” ujarnya.
BACA JUGA: Stok Hewan Kurban untuk Iduladha di Bantul Mencukupi
Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul, Fenty Yusdayati menyampaikan bimbingan teknis (bimtek) telah diberikan kepada petugas pemotongan hewan kurban. Bimtek tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan, pencegahan dan pengendalian penyakit hewan menular strategis dan zoonosis kepada masyarakat menjelang Iduladha.
“Kami berharap petugas pemotongan hewan kurban mengetahui tata cara penyembelihan dan pemotongan daging yang aman untuk dikonsumsi dan sesuai syariat,” ujarnya.
Selain itu menurut Fenty, petugas pemotongan hewan kurban juga harus memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan sebelum dan setelah menyembelih hewan kurban.
Tahun ini DKPP Bantul bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memantau penyembelihan hewan kurban selama Iduladha. Tahun ini ada 150 orang petugas yang diterjunkan untuk pemantauan tersebut. Selain itu, ada pula beberapa petugas pusat kesehatan hewan (puskeswan), dan Inseminasi Buatan (IB) yang turut memantau proses tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong kalender event berbasis budaya untuk mengisi low season dan memperpanjang masa tinggal wisatawan.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.