Urus Paspor Kini Bisa di Gunungkidul, Tak Perlu ke Kota Jogja
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Ilustrasi investasi - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman di triwulan pertama 2024 mencatat investasi masuk sebesar Rp312,9 miliar. Diperkirakan tren investasi masih akan naik sehingga target investasi senilai Rp1,2 triliun bisa terlampaui.
Sekretaris DPMPTSP Sleman, Triana Wahyuningsih mengataakan, iklim investasi di Sleman tumbuh dengan abgus. Hal ini terlihat dari capaian investasi yang masuk dari tahun ke tahun.
Dia menjelaskan di 2024 ada target pertumbuhan investasi sebesar Rp1,28 triliun. Hingga akhir Maret atau triwulan pertama 2024, capaian sudah menembus Rp312,9 miliar atau tercapai 24,45% dari target.
“Ini masih bisa terus bertambah karena iklim investasi Sleman trennya meningkat dan kondisinya juga sangat bagus,” kata Triana kepada Harianjogja.com, Kamis (6/6/2024).
Menurut dia, investor terbesar di Kabupaten Sleman masih berasal dari penanaman modal dalam negeri. Pasalnya, dari nilai Rp312,9 miliar, modal dalam negeri yang masuk tembus Rp257,7 miliar, sedangkan untuk penanaman modal asing baru di kisaran Rp55,1 miliar. “Jadi porsi terbesar masih berasal dari investor dalam negeri,” katanya.
BACA JUGA: Hari Ini Harga Cabai Rawit Mahal
Dia menjelaskan, untuk nilai investasi terbanyak masih didominasi sektor transportasi Gudang dan telekomunikasi yang mampu menyumbang sebesar Rp119,27 miliar. Selanjutnya ada tekstil mencapai Rp18,5 miliar; hotel dan restoran sebanyak Rp17,6 miliar dan sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran mencapai 16,3 miliar.
“Kalau dari data yang masuk untuk nilai investasi yang masuk bervariasi mulai dari ratusan juta hingga ratusan miliar,” ungkapnya.
Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta menyambut baik investasi di Sleman yang terus tumbuh dengan baik. Hal ini tak lepas dari situasi dan kondisi yang stabil sehingga memberikan kepastian dan rasa aman bagi calon investor. “Tentunya ini juga didukung keberadaan sumber daya manusia yang baik sehingga muncul berbagai ide kreatif yang menarik minat investor,” katanya.
Haris pun mendorong kepada Pemkab agar tidak cepat puas dengan apa yang telah dicapai. Pasalnya, upaya peningkatan harus dilakukan sehingga capaian positif bisa terus diraih. “Dengan iklim investasi yang baik, maka akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh di Kabupaten Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
I.League resmi rilis jadwal musim 2026/2027. Super League dimulai 4 September. Simak info League Cup terbaru untuk menambah jam terbang pemain di sini.
Menkeu Purbaya targetkan rupiah menguat ke Rp15.000 lewat intervensi obligasi dan kebijakan DHE SDA mulai Juni 2026.
Google I/O 2026 sorot Gemini Spark yang justru didemokan di iPhone 17 Pro, memicu spekulasi strategi dan kerja sama Apple.
Urgensi Pembentukan TIMPORA Bantul sebagai Wujud Nyata Semangat Imigrasi untuk Rakyat
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.