Studi Kaspersky: Unggahan Anak di Medsos Bisa Jadi Celah Kejahatan
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Ratusan warga Mancingan, Parangtritis, Kretek, Bantul mengikuti Merti Dusun Bekti Pertiwi Pisungsung Jaladri, pada Selasa (11/6/2024)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Ratusan warga Mancingan, Parangtritis, Kretek, Bantul mengikuti Merti Dusun Bekti Pertiwi Pisungsung Jaladri, pada Selasa (11/6/2024).
Tradisi tahunan ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME) karena telah memberikan anugerah baik kepada petani, pedagang dan pelaku wisata.
Pengurus Kalurahan Budaya Parangtritis, Kamri Hadi mengatakan, upacara Merti Dusun Bekti Pertiwi Pisungsung Jaladri kali ini mengusung tema Lestarining Budaya, Kinaryo Sarono Manunggaling Nusa Bangsa.
Selain untuk mewujudkan rasa syukur kepada Tuhan YME, juga sebagai sarana wujud syukur karena Kalurahan Parangtritis meraih juara kategori desa/kalurahan pada Lomba Desa/Kalurahan dan Kelurahan Tingkat DIY Tahun 2024.
"Untuk itu, acara ini juga sebagai bentuk pelestarian budaya juga. Karena Kalurahan Parangtritis merupakan Kalurahan Budaya," ucap Kamri, di sela-sela acara.
Menurut Kamri, merti ini melibatkan delapan RT yang berasal dari Dusun Mancingan. Adapun prosesi merti dusun, diawali dengan kenduri yang digelar di setiap RT. Usai kenduri, warga membawa gunungan berupa hasil bumi dan melakukan kirab dari Joglo Pantai Parangtritis menuju Pantai Parangkusumo.
Setelah itu, kata Kamri, diadakan doa bersama dan diakhiri dengan labuhan. Adapun barang-barang yang dilarung dalam labuhan tersebut antara lain, pakaian, kemben dan jarik ke laut.
BACA JUGA: Merti Padukuhan Digelar di 930 Dusun di Kulonprogo
Kepala Dinas Parwisata (Dispar) Bantul, Saryadi mengungkapkan pihaknya mendukung kegiatan Merti Dusun Bekti Pertiwi Pisungsung Jaladri. Sebab, saat ini dinas tengah berupaya mengembangkan pariwisata di Bantul ke wisata budaya. "Jadi bagaimana event-event budaya itu tidak hanya semata-mata untuk pelestarian budaya tapi juga memiliki potensi daya tarik wisata," kata Saryadi.
Sehingga, kata Saryadi, para wisatawan tidak hanya menikmati objek wisata tapi juga menikmati budaya masyarakat sekitar. "Untuk itu ke depan, kami akan berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Bantul untuk lebih bersinergi untuk pengembangan wisata semacam ini," kata Saryadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu