40 Ribu Lebih Kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul Aktif Lagi
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Hujan deras - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi hujan yang sempat mengguyur wilayah Sleman dan sekitarnya masih akan berlanjut. Pasalnya, hasil prakiraan terbaru dalam rentang waktu tiga hari ke depan akan terjadi hujan.
Kepala BMKG DIY, Warjono mengatakan, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini mengidentifikasi adanya pola sirkulasi siklonik di perairan Samudera Hindia sebelah barat Pulau Sumatera. Oleh karena itu suhu muka laut di Samudera Hindia Selatan Jawa terpantau cukup hangat sebesar 28-30 derajat Celsius.
BACA JUGA : Jogja dan Sleman Diguyur Hujan Sepanjang Siang Tadi, Begini Penjelasan BMKG
Hasil analisis terkini profil vertikal kelembapan udara terkini di wilayah DIY pada ketinggian 1,5-3 kilometer berkisar antara 50-90% atau masuk kateogori cukup basah. Kondisi ini berdampak terhadap munculnya pertumbuhan awan hujan, meski bersifat lokal dan tidak merata.
Mempertimbangkan hal tersebut, maka BMKG sudah membuat prakiraan cuaca dalam tiga hari ke depan. Diperkirakan pada Kamis [13/6/2024] hari ini hujan ringan terjadi di Sleman bagian Utara, Kulonprogo bagian Utara, dan Gunungkidul bagian Utara.
“Untuk Jumat [14/6/2024] potensi hujan ringan di wilayah Sleman bagian Utara, Kulonprogo bagian Utara, dan Gunung Kidul bagian Utara,” kata Jojo sapaan akrabnya, Kamis siang.
Adapun Sabtu (15/6/2024), potensi hujan ringan hingga sedang juga masih terjadi di wilayah Sleman bagian Utara dan Kulonprogo bagian Utara. “Tetap waspada dan berhati-hati akan adanya potensi bencana,” katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, terus berkoordinasi dengan BMKG berkaitan dengan perkembangan cuaca. Untuk antisipasi dampak terjadinya bencana yang diakibatkan fenomena kemarau basah di tahun ini, sudah melakukan antisipasi dengan memperpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga 31 Agustus 2024. “Ini bagian dari kesiapsiagaan kami menghadapi potensi bencana,” katanya.
BACA JUGA : Prediksi Cuaca BMKG Jogja dan Sekitarnya Senin 10 Juni 2024: DIY Berawan
Hujan yang mengguyur di Kabupaten Sleman pada Rabu siang hingga sore tercatat ada sejumlah peristiwa pohon tumbang. Meski demikian, ia memastikan kejadian ini tidak sampai menyebabkan korban jiwa.
“Untuk lokasinya ada di Kalurahan Purwomartani, Kalasan. Satu pohon sempat menghalangi jalan dan satunya mengenai kabel listrik dan semua sudah dilakukan penanganan sehingga kondisi kembali normal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.