Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Hujan deras - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi hujan yang sempat mengguyur wilayah Sleman dan sekitarnya masih akan berlanjut. Pasalnya, hasil prakiraan terbaru dalam rentang waktu tiga hari ke depan akan terjadi hujan.
Kepala BMKG DIY, Warjono mengatakan, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini mengidentifikasi adanya pola sirkulasi siklonik di perairan Samudera Hindia sebelah barat Pulau Sumatera. Oleh karena itu suhu muka laut di Samudera Hindia Selatan Jawa terpantau cukup hangat sebesar 28-30 derajat Celsius.
BACA JUGA : Jogja dan Sleman Diguyur Hujan Sepanjang Siang Tadi, Begini Penjelasan BMKG
Hasil analisis terkini profil vertikal kelembapan udara terkini di wilayah DIY pada ketinggian 1,5-3 kilometer berkisar antara 50-90% atau masuk kateogori cukup basah. Kondisi ini berdampak terhadap munculnya pertumbuhan awan hujan, meski bersifat lokal dan tidak merata.
Mempertimbangkan hal tersebut, maka BMKG sudah membuat prakiraan cuaca dalam tiga hari ke depan. Diperkirakan pada Kamis [13/6/2024] hari ini hujan ringan terjadi di Sleman bagian Utara, Kulonprogo bagian Utara, dan Gunungkidul bagian Utara.
“Untuk Jumat [14/6/2024] potensi hujan ringan di wilayah Sleman bagian Utara, Kulonprogo bagian Utara, dan Gunung Kidul bagian Utara,” kata Jojo sapaan akrabnya, Kamis siang.
Adapun Sabtu (15/6/2024), potensi hujan ringan hingga sedang juga masih terjadi di wilayah Sleman bagian Utara dan Kulonprogo bagian Utara. “Tetap waspada dan berhati-hati akan adanya potensi bencana,” katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sleman, Bambang Kuntoro mengatakan, terus berkoordinasi dengan BMKG berkaitan dengan perkembangan cuaca. Untuk antisipasi dampak terjadinya bencana yang diakibatkan fenomena kemarau basah di tahun ini, sudah melakukan antisipasi dengan memperpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga 31 Agustus 2024. “Ini bagian dari kesiapsiagaan kami menghadapi potensi bencana,” katanya.
BACA JUGA : Prediksi Cuaca BMKG Jogja dan Sekitarnya Senin 10 Juni 2024: DIY Berawan
Hujan yang mengguyur di Kabupaten Sleman pada Rabu siang hingga sore tercatat ada sejumlah peristiwa pohon tumbang. Meski demikian, ia memastikan kejadian ini tidak sampai menyebabkan korban jiwa.
“Untuk lokasinya ada di Kalurahan Purwomartani, Kalasan. Satu pohon sempat menghalangi jalan dan satunya mengenai kabel listrik dan semua sudah dilakukan penanganan sehingga kondisi kembali normal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.