SMK Kelautan Gunungkidul Diusulkan Pindah karena Langganan Banjir
Bupati Gunungkidul mengusulkan relokasi SMK Kelautan Tanjungsari karena sering terdampak banjir. Baleharjo dan Paliyan menjadi dua lokasi yang dipertimbangkan.
Arsip-Petugas melakukan ramp check pada bus yang datang dan berangkat di Terminal Tipe A Giwangan, Kamis (21/12/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan Sleman meningkatkan pengawasan terhadap operasional bus pariwisata, jelang musim liburan sekolah. Langkah ini sebagai upaya antisipasi mengurangi risiko kecelakaan yang melibatkan anak sekolah.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana mengatakan, pasca-kecelakaan maut yang melibatkan anak sekolah mengakibatkan adanya sorotan terhadap kegiatan study tour. Di sisi lain, Kabupaten Sleman yang menjadi salah satu tujuan wisata favorit maka pihaknya berkewajiban untuk memastikan kegiatan studi tour berjalan dengan baik.
Oleh karena itu, sambung dia, telah dilakukan langkah-langkah keamanan, khususnya menyangkut dengan armada bus pariwisata. Upaya dilakukan dengan menggalakkan kegiatan ramcek armada guna memastikan layak jalan sehingga risiko kecelakaan dapat dikurangi.
“Sasarannya tidak hanya PO di Sleman, tapi juga menyasar bus pariwisata yang datang ke Sleman. Untuk PO di Sleman, ramcek dilakukan dengan mendatangi garasi, sedangkan bus luar daerah pengecekan dilakukan di area wisata,” kata Arip kepada wartawan, Kamis (13/6/2024).
Hingga Juni ini sudah ada pemeriksaan 291 bus pariwisata yang dipergunakan studi tour oleh 116 sekolah. Adapun hasilnya terdapat tiga bus yang dinyatakan tidak layak jalan sehingga harus diganti dengan armada lain.
“Tidak ada toleransi karena kalau tidak layak, maka harus diganti dengan armada yang lain,” katanya.
BACA JUGA: Tegas! Study Tour dan Outing Class Sekolah di Sleman Harus Seizin Pemkab
Selain menggalakan kegiatan ramcek terhadap armada pariwisata, Arip juga membuat imbauan ke Masyarakat atau sekolah. Sebelum melaksanakan kegiatan studi tour atau wisata lainnya, ada baiknya mengecek armada yang akan digunakan.
Pengecekan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Untuk status Perusahaan, bisa diakses melalui laman spionam.dephub.go.id. sedangkan untuk armadanya bisa ditelusuri melalui aplikasi Mitra Darat.
“Bisa diketahui semua lewat aplikasi sehingga bisa jadi refernsi saat akan menggunakannya,” kata Arip.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Sleman, Marjanto menambahkan, kegiatan ramcek kendaraan merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Sasaran tidak hanya untuk bus pariwisata, tapi juga dilakukan terhadap armada jip wisata di Kaliurang maupun Kawasan Breksi.
Dia mencontohkan, jelang Lebaran dilakukan pemeriksaan terhadap 821 unit jip wisata. Adapun hasilnya yang dinyatakan layak jalan dengan memeroleh stiker hijau sebanyak 658 unit, 124 unit dalam perbaikan. “Untuk yang tidak layak ada 39 unit. Ini dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan saat berwisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul mengusulkan relokasi SMK Kelautan Tanjungsari karena sering terdampak banjir. Baleharjo dan Paliyan menjadi dua lokasi yang dipertimbangkan.
Veda Ega Pratama dan Mario Aji menemui Sultan HB X jelang GP Mandalika 2026. Sultan berpesan agar keduanya tampil percaya diri dan pantang menyerah.
Mentan Amran membantah isu tanah Papua dibeli Rp100 ribu per hektare dan menegaskan lahan pertanian hasil program pemerintah tetap milik masyarakat.
Forum Pemred meminta Hotman Paris menghormati profesi wartawan setelah ucapannya saat jumpa pers kasus Febrie Adriansyah dinilai merendahkan jurnalis.
Prediksi final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, rekor perjalanan, perkiraan susunan pemain, dan analisis peluang juara.
Pemancing Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan MeninggalPemancing Asal Ponorogo Ditemukan Tewas di Sungai Wilangan