UMKM Perempuan Solo Dapat Bantuan Alat Jahit dari BI, Ini Harapan Wawali Astrid
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Penyaluran BBM oleh Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah./Istimewa-Pertamina
Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina Patra Niaga memastikan kebutuhan dan pasokan Biosolar di wilayah Jogja dan sekitarnya aman dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Brasto Galih Nugroho mengungkapkan ketahanan stok Biosolar di Fuel Terminal Rewulu, Bantul DIY sebanyak 14 hari.
"Angka tersebut menandakan stok Biosolar dalam kondisi aman dan belum termasuk ketahanan stok di kilang dan kapal," jelas Brasto menanggapi usulan Hiswana Migas DIY terkait penambahan kouta Biosolar di DIY, Kamis (13/6/2024).
BACA JUGA: PT PLN UIP JBTB Perkuat Keandalan Kelistrikan Jawa-Bali
Dia menjelaskan bahwa kondisi stok Biosolar di seluruh SPBU Kota Jogja dalam 30 hari terakhir berkisar di angka 50-78 kiloliter dengan penjualan harian rata-rata 24-35 kiloliter per hari. Dia menyontohkan kondisi stok Biosolar pada Selasa, 12 Juni 2024 jam 21.20 WIB ini di SPBU-SPBU Kota Jogja tercatat 60,6 kiloliter.
Kuota Biosolar di lembaga penyalur Pertamina di DIY tahun 2024 adalah 164 ribu kiloliter. Kuota Januari-Mei 2024 adalah 68 ribu kiloliter. Realisasi Januari-Mei 2024 adalah 62 ribu kiloliter. Realisasi vs kuota Biosolar di DIY Januari-Mei 2024 adalah 91%.
"Data kuota tersebut hanya yang ada di lembaga penyalur Pertamina, bukan termasuk kuota di lembaga penyalur perusahaan selain Pertamina," paparnya.
Dalam Surat Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) No 04/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2020, lanjut Brasto, pembelian Biosolar maksimum untuk kendaraan perseorangan roda 4 adalah 60 liter per hari per kendaraan.
Kemudian, untuk kendaraan bermotor angkutan umum atau barang roda 4 adalah 80 liter per hari per kendaraan, dan kendaraan bermotor angkutan umum atau barang roda 6 atau lebih adalah 200 liter per hari per kendaraan.
"Pada prinsipnya PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan BBM subsidi sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah dan BPH Migas," ujar Brasto.
Sebelumnya, sejumlah pelaku industri pelaku wisata Jogja meminta adanya penambahan kuota solar atau pemberlakuan khusus pada daerah dengan pusat ekonomi tinggi. Aturan pembatasan pembelian solar pada kendaraan angkutan dinilai berdampak signifikan terhadap aktivitas pariwisata di wilayah setempat.
Wakil Ketua Organda DIY Wiwit Kurniawan mengatakan, Jogja sebagai kota pariwisata otomatis membutuhkan sektor transportasi sebagai gerak pendukungnya. Hanya, dengan adanya kebijakan pembatasan solar subsidi pihaknya merasa cukup kesulitan dalam melayani tamu dan wisatawan saat berpelesir.
"Maka kami ingin ada penambahan kuota solar untuk wilayah Jogja sehingga tamu bisa terlayani dengan baik," katanya dalam diskusi yang digelar Kamis (13/6/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Jadwal layanan SIM Polresta Yogyakarta Sabtu 12 September 2026 hadir melalui SIM Mami dan Satpas, lengkap dengan syarat dan rincian biaya.
Jadwal SIM Keliling Polres Gunungkidul Sabtu 12 September 2026 hadir di Ponjong dan Wonosari, lengkap dengan syarat perpanjangan serta biaya resmi
Jadwal SIM Bantul Sabtu 12 September 2026 tidak memiliki layanan SIM Keliling di lokasi luar. Cek lokasi Satpas, syarat, dan biayanya.
Jadwal Trans Jogja Sabtu 12 September 2026, cek rute, jam operasional, tarif, serta jalur menuju kawasan Jogja, Sleman, dan sekitarnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 12 September 2026, cek keberangkatan Reguler dan Xpress, tarif, serta cara membeli tiket.