Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Foto ilustrasi kawasan Denggung. /Dok. Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah orang ternyata memanfaatkan kawasan Lapangan Denggung Sleman sebagai aktivitas yang tidak sebagaimana mestinya. Beberapa pasangan terciduk Satpoll PP Sleman sedang indehoi di malam hari.
Dua pasang laki-laki dan perempuan diduga melakukan tindakan mesum di Lapangan Denggung, Jumat (21/6/2024). Ulah tak senonoh mereka dipergoki sekaligus ditegur oleh petugas Satpol PP Sleman.
BACA JUGA : Bupati Sleman Kustini Ingatkan Peran Orang Tua di Momen Perayaan Idul Adha
Kepala Satpol PP Sleman, Shavitri Nurmala mengakui adanya sejumlah pasangan memanfaatkan kawasan Lapangan Denggung tidak sebagaimana mestinya. Petugas memergoki dua pasangan beraktivitas mesum, Jumat (21/6/2024) malam. Salah satu pasangan itu di antaranya memiliki identitas laki-laki berusia 30 tahunan dan perempuan sekitar 40 tahun.
Satpol PP Sleman juga memberikan teguran kepada dua pasangan lainnya yang juga diduga hendak melakukan perbuatan mesum di lokasi yang sama. “Kalau yang dua pasangan lainnya itu, umurnya sekitar 20 tahun,” ucap Evi, sapaan akrab Shavitri, Sabtu.
Petugas menegus dua pasangan yang diduga melakukan aktivitas tak senonoh di lokasi yang berbeda, tepatnya di area gazebo barat Lapangan Denggung, sedangkan pasangan muda-mudi ditegur saat melakukan aktivitas di area Ruang Bermain Anak sisi timur.
“Tim kami juga peneguran bagi dua orang muda mudi, usia sekitar 20 tahunan untuk menggunakan fasilitas umum untuk hal-hal yang wajar," katanya.
BACA JUGA : Stoom Terguling dari Truk Pengangkut di Simpang Empat Denggung, Tak Ada Korban Jiwa
Evi mengapresiasi masyarakat yang melapor bila terjadi kejadian tersebut. Selain itu berharap kepada masyarakat untuk terus melaporkan jika mengetahui tindakan-tindakan tak semestinya yang dilakukan di tempat umum. Satpol PP yang berjaga selama 24 jam akan menegur dan mengedukasi masyarakat.
"Jadi sebetulnya kalau ada laporan itu malah bagus. Jadi kita bisa edukasi bisa terpantau. Kalau misalnya ada aktivitas terus enggak lapor itu malah susah juga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik
Tech3 resmi perpanjang kontrak jangka panjang dengan KTM demi hadapi regulasi baru MotoGP 2027. Tetap dapat pasokan motor spesifikasi pabrikan.