Pemkab Gunungkidul Siapkan Rp400 Juta untuk Keruk 8 Sungai
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp400 juta untuk pengerukan delapan alur sungai guna mengurangi risiko banjir saat musim hujan.
Ilustrasi kehidupan seksual./Telegraph
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Sepasang muda mudi berinisial BS,18, asal Kapanewon Paliyan dan FN,18, asal Kapanewon Patuk digrebek warga di kompleks Parkiran Masjid Al Ikhlas, Wonosari, Selasa (14/6/2022) malam. Diduga keduanya berbuat mesum di dalam mobil yang terparkir di kawasan tersebut.
Keduanya dibawa ke Mapolsek Wonosari untuk dimintai keterangan. Peristiwa ini viral di media sosial lewat akun instagram @beritainaja berdurasi 30 detik dan diberikan judul ‘Berrr ada mobil goyang di kompleks Masjid Al Ikhlas Wonosari. Unggahan ini disukai lebih dari 2.000 warganet dan diputar 36.000 kali.
Kapolsek Wonosari, Komisaris Polisi Edi Purnomo saat dikonfirmasi Rabu (15/6/2022) membenarkan adanya penggrebekan sepasang pemuda yang berduaan di dalam mobil yang terparkir di kompleks Masjid Al Ikhlas. Keduanya pun dibawa ke mapolsek oleh warga sekitar.
“Keduanya mengaku berpacaran. Yang laki-laki berinisial BS berasal dari Paliyan dan ceweknya FN dari Patuk,” katanya, Rabu.
Baca juga: Kabar Baik! Dishub DIY Berencana Gratiskan Pelajar Naik Trans Jogja
Berdasarkan keterangan dari kedua pelaku hanya berciuman di dalam mobil hingga akhirnya diamankan warga. Selain itu, mereka juga mengaku telah berpacaran di kompleks masjid sebanyak dua kali.
“Kami sudah panggil kedua orang pelaku ke mapolsek,” ungkapnya.
Menurut dia, tidak ada laporan dari kedua belah pihak terkait dengan masalah ini. Oleh karenanya, muda-mudi ini diwajibkan lapor pda Senin dan Kamis. “Kami suruh apel ke mapolsek,” katanya.
Petugas keamanan di Masjid Al Ikhlas, Wonosari, Eko Suryanto mengatakan, pada awalnya tidak curiga saat mobil Daihatsu AB 1323 DO memasuki parkir masjid. Meski demikian, saat ia duduk di tangga masjid ada perempuan yang masuk ke mobil.
“Ternyata tidak keluar sehingga bersama teman saya mendatangi mobil itu,” kata Eko.
Menurut dia, kecurigaan adanya perbuatan mesum juga tak lepas adanya mobil yang bergoyang-goyang, meski dalam keadaan berhenti. “Kami bersama warga bersepakat membawa keduanya ke mapolsek,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp400 juta untuk pengerukan delapan alur sungai guna mengurangi risiko banjir saat musim hujan.
Inflasi Gunungkidul pada Oktober 2026 mencapai 3,12%, tertinggi di DIY dan mulai mendekati batas toleransi pemerintah sebesar 3,5%.
Disperindag DIY menggelar pasar murah di tiga lokasi Kulonprogo pada 3–5 November 2026 dengan total distribusi 14 ton bahan pokok.
Ombudsman RI meminta Polri mengevaluasi penggeledahan pesantren putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan HAM bagi santriwati.
Lama tinggal wisman di DIY pada triwulan III 2026 hampir 3 hari. Belanja wisman di Indonesia juga naik 6,96% secara kuartalan.
NTSB menyelidiki kecelakaan Learjet 60 di Florida yang menewaskan sembilan orang. Seluruh identitas korban telah diketahui.