Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Foto Ilustrasi proses pengolahan sampah dengan output berupa RDF di TPS3R Nitikan di Kota Jogja. Saat ini Pemkab Bantul mengupayakan pengelolaan sampah serupa salah satunya di TPST Modalan, Banguntapan, Bantul. /Harian Jogja-Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, BANTUL—Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modalan telah mencapai 80%. TPST ini ditargetkan beroperasi pada September 2024 mendatang dan diproyeksikan mampu mengolah 27 ribu KK di Kapanewon Banguntapan.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyatakan TPST Modalan diproyeksikan mampu mengolah hingga 50 ton sampah per hari. Pengolahan akan dipilah antara jenis sampah organik dan non organik. “Harapannya [TPST Modalan] pada September [2024] sudah siap digunakan," katanya, Selasa (2/7/2024).
TPST Modalan diproyeksikan mampu mengolah sampah dari 27.000 Kartu Keluarga (KK) di Kapanewon Banguntapan. Kapanewon Banguntapan merupakan wilayah sub urban di Bantul, menjadi salah satu wilayah penyumbang sampah terbesar di Bantul.
"Faktor besarnya volume sampah yang dihasilkan Banguntapan karena memang penduduk Banguntapan juga yang terbanyak di Bantul dengan rata-rata pendapatan atau kesejahteraan warga yang juga lebih tinggi dibanding wilayah lain," ujarnya.
Di wilayah sub urban lain, Pemkab Bantul juga membangun TPST Dingkikan, di Kapanewon Sedayu. "Rencananya, akan ada beberapa TPST lain yang dibangun. Calon lokasinya ada. Tapi belum definitif,” katanya.
Rencana pembangunan TPST lain merupakan antisipasi Pemkab Bantul karena pada beberapa tahun mendatang diperkirakan volume sampah Bantul akan terus bertambah. "Terlebih, Bantul adalah daerah hilir yang menampung sampah dari kabupaten lain," ujarnya.
Pemkab Bantul memilih membangun TPST dan ITF sebagai basis pengolahan sampah, di antaranya menjadi pupuk organik atau disalurkan ke industri recycle. Oleh karena itu sampah yang ditampung ti
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.