Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Manajer Pelayanan dan Penunjang Medis RS PKU Muhammadiyah Sleman, dr. Ihsan Yudhitama saat Gathering Faskes Jejaring RS PKU Muhammadiyah Sleman, di RM Muara Kapuas Sleman, Kamis (4/7/2024).ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejak resmi beroperasi Maret 2024 lalu, RS PKU Muhammadiyah Sleman kini siap menerima rujukan pasien dari faskes jejaring. Rumah sakit ini sudah memiliki belasan dokter spesialis dan umum.
Manajer Pelayanan dan Penunjang Medis RS PKU Muhammadiyah Sleman, dr. Ihsan Yudhitama mengatakan, saat ini RS PKU Muhammadiyah Sleman tengah menjalani proses akreditasi sebagai salah satu syarat bisa melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Proses akreditasi tersebut akan selesai dalam dua bulan ke depan.
BACA JUGA: Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah DIY Menggelar Taawun Sosial Peringatan Iduladha 1445 H
"Insyaallah akhir tahun ini kami sudah bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sekirar November 2024. Kerjasama ini dilakukan karena Muhammadiyah juga bagian dari Ormas yang bergerak di bidang sosial," katanya saat Gathering Faskes Jejaring RS PKU Muhammadiyah Sleman, di RM Muara Kapuas Sleman, Kamis (4/7/2024).
Menurut Ihsan, rumah sakit sudah siap menerima rujukan dari fasilitas kesehatan lainya di Sleman. Alasannya, meskipun RS PKU Muhammadiyah Sleman terbilang baru namun saat ini sudah 15 dokter spesialis dan sejumlah layanan kesehatan dasar. Seperti bedah umum, saraf, bedah otopedi, anak, bedah mulut, gigi endodonsi, gigi anak, THT, dan penyakit dalam.
"Jumlah pelayanan yang kami sediakan insyallah akan bertambah seiring kebutuhan masyarakat. Sebab keberadaan rumah sakit ini bertujuan untuk mengangkat derajat kesehatan masyarakat Sleman,” terangnya.
Adapun kapasitas tempat tidur di rumah sakit tersebut sementara ini tersedia sebanyak 102 tempat tidur di rumah sakit tipe C itu. Untuk dewasa tersedia 48 tempat tidur, anak-anak 28 tempat tidur dam 10 tempat tidur untuk bayi. "Ruang intensif 10 bed, 6 bed ICU, 1 bed HCU dan 3 bed NICU. Ruang isolasi 6 ruangan," katanya.
"Kami masih fokus ke layanan dasar untuk sementara ini. Jadi belum fokus ke layanan apa yang diunggulkan. Namun ke depan arah kujungan pasein ke arah mana, ke Obsgyn atau anak. Kami akan melihat kecenderungan masyarakat dulu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.