Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Lava tour Merapi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman optimistis dapat melampaui target kunjungan sebanyak 7,5 juta orang di 2024. Hal ini tak lepas dari kunjungan hingga akhir Juni yang mencapai 4,2 juta orang.
Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto mengatakan, tahun ini menargetkan kunjungan wisata sebanyak 7,5 juta jiwa. Ia menyakini bisa melampaui target kunjungan yang dicanangkan.
Menurut dia, hingga akhir Juni, jumlah pengunjung yang datang ke Sleman sebanyak 4.222.582 jiwa. Dari sisi prosentase, jumlah ini sudah terpenuhi sekitar 56,3% dari target kunjungan yang ada.
BACA JUGA : Pemkab Sleman Belajar Pengembangan Ecotourism di Banyuwangi
“Jadi capaian sudah separuh lebih dari target kunjungan yang dicanangkan tahun ini,” kata Kus Endarto kepada wartawan, Senin (8/7/2024).
Ia mengungkapkan, capaian ini juga memperlihatkan sektor pariwisata Sleman tumbuh semakin bagus. Pasalnya, dibandingkan dengan periode sama di 2023 ada peningkatan sekitar 5,25%. “Tahun lalu, hingga Juni kunjungan hanya 4 juta pengunjung. Posisi sekarang sudah melebihi,” katanya.
Disinggung mengenai sebaran kunjungan wisata, Kus Endarto mengakui, destinasi wisata budaya seperti candi dan museum menjadi yang paling banyak diminati karena mencapai 59,44%. Selanjutnya ada destinasi alam seperti Kawasan Lereng Merapi dan lainnya mencapai 29,15%.
“Sisanya ada kunjungan ke destinasi buatan. Untuk pengunjung masih didominasi wisatawan dalam negeri, khususnya dari Pulau Jawa,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid mengatakan, target kunjungan wisata di 2024 sebanyak 7,5 juta orang. Untuk mencapainya, tidak hanya sebatas daya Tarik dari destinasi wisata. Pasalnya, juga ada even dan kegiatan yang bisa menarik minat pengunjung untuk datang ke Sleman. “Mudah-mudahan bisa menarik pengunjung untuk datang ke destinasi wisata di Sleman,” kata Ishadi.
BACA JUGA : Daftar Event di Sleman Sepanjang Juli 2024: Ada Tour De Merapi hingga Olahraga Sepeda
Menurut dia, kegiatan wisata yang diselenggarakan sepanjang 2024 ada sekitar 120 even. sembilan event skala lokal, 12 event skala nasional dan sepuluh event skala internasional. Untuk kategorinya ada MICE sebanyak 40 event, festival 34 event, event budaya dan musik sebanyak 23 event, sport event sebanyak 17 event, dan event keagamaan sebanyak 7 event.
“Dari ratusan even yang dipersiapkan ada yang menjadi unggulan seperti Upacara Adat Labuhan Merapi [diselenggarakan Februari], Sleman Temple Run [November], dan Barata XXXIX [Desember],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.