Kunjungan Wisata Naik, Parangtritis Raup Rp2,4 Miliar dalam Sebulan
Pendapatan retribusi Pantai Parangtritis dan Depok mencapai Rp2,4 miliar pada Juli 2026. Pemkal Parangtritis mengevaluasi layanan dan optimistis target PAD wisa
Suasana sarasehan dengan tema SI sufi kendali oleh BPKSF pada Kamis (11/7/2024) di Museum Sonobudoyo Jogja (email)
Harianjogja.com, JOGJA—Balai Pengelola Kawasan Sumbu Filosofi (BPKSF) terus menyosialisasikan pentingnya upaya pelestarian dan pengembangan kawasan Sumbu Filosofi yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia beberapa waktu lalu.
Sosialisasi dengan tema SI sufi kendali diberikan kepada pengurus LPMK di sekitar kawasan Sumbu Filosofi berikut anggota Karang Taruna, Kamis (11/7/2024) di Museum Sonobudoyo. Mereka diajak lantaran sebagai ujung tombak dan berdekatan langsung dengan kawasan tersebut.
Kepala BPKSF Aryanto Hendro Suprantoro mengatakan, dalam tema SI sufi kendali pihaknya menghadirkan beberapa narasumber untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya memunculkan program pelestarian dan pengembangan Sumbu Filosofi. "Maka masyarakat kami harapkan untuk turut serta menjaga kelestariannya baik properti maupun nilai-nilainya," kata Hendro.
Menurut Hendro ada beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk menjaga kelestarian warisan budaya dunia itu. Misalnya menjaga kondisi lingkungan di seputaran Sumbu Filosofi berikut kebersihannya serta mengantisipasinya dari aksi vandalisme.
"Programnya tidak dalam bentuk proyek tapi lebih ke berkelanjutan yang terus menerus sehingga kemudian harapannya bisa menginternalisasikan nilai-nilai Sumbu Filosofi itu sendiri," jelasnya.
Abdi dalem Keraton Yogyakarta KRT Kintoko Sri Soedarmo yang menjadi narasumber mengatakan, ada banyak nilai dan filosofi yang terkandung dalam Sumbu Filosofi yang bisa dilestarikan dan dijaga masyarakat luas. Misalnya saja sawiji yang bermakna konsentrasi harus diarahkan ke tujuan yang satu, greget atau semangat harus diarahkan ke tujuan, sengguh atau percaya penuh pada kemampuan dan ora mingkuh atau tidak akan mundur setapakpun.
Narasumber lainnya, M Panji Kusumah menjelaskan, pada tema SI sufi kendali masyarakat diajak untuk menumbuhkan peran serta terhadap upaya pelestarian warisan dunia Sumbu Filosofi. Hal itu dapat terjadi bilamana dilakukan penguatan rasa handarbeni, rasa memiliki terhadap sejatining sumbu filosofi. Oleh karena itu, pengaturan dan pengendalian kawasan sumbu flosofi sebagai kawasan warisan dunia akan menjadi lebih efektif bila semua komponen masyarakat semakin berdaya.
Pemberdayaan, kata dia dapat dilandasi dengan pijakan berbagai metode penyadartahuan, yaitu pola edukasi yang idealnya dilakukan sejak usia dini dan tidak hanya menguatkan sisi pengetahuan (kognisi), tapi juga di ranah rasa atau kepedulian (afeksi), sehingga akan berdampak pada pembiasaan perilaku atau tindakan nyata (psiko motorik).
"Dengan demikian, kegiatan apapun yang akan dilakukan selalu mempertimbangkan dampak positif dan negatif yang akan dihasilkan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan retribusi Pantai Parangtritis dan Depok mencapai Rp2,4 miliar pada Juli 2026. Pemkal Parangtritis mengevaluasi layanan dan optimistis target PAD wisa
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.
Kota Magelang dinilai punya potensi menjadi contoh toleransi beragama melalui keberagaman, dialog lintas iman, dan gotong royong.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak melintasi Indonesia. Simak waktu puncak GMT dan cara menyaksikannya dengan aman.
Indonesia menjamu Rumania pada Piala Davis Grup II Dunia 2026 di Jakarta, 18-20 September, dengan target bertahan di Grup II.
Yayasan sekolah di Jaksel meminta perlindungan KPAI dan Kemendikdasmen terkait temuan 995 senjata, amunisi, dan barang lainnya.