Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Tour de Merapi yang digelar tahun lalu.Ist/Media Center Sembada
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman optimistis gelaran Tour de Merapi 2024 bakal berlangsung meriah. Hingga Jumat (12/7/2024) sudah ada 406 pemotor yang siap tour wisata keliling Bumi Sembada.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zahid mengatakan, Tour de Merapi akan diselenggarakan pada 21 Juli 2024 mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan potensi pariwisata yang ada di wilayah Sleman.
Meski belum menyebutkan rute secara terperinci, namun ia membeberkan bahwa touring biker keliling wisata di mulai dari objek di sisi barat kemudian menuju ke timur dan diakhiri di Kawasan Cangkringan.
“Kalau jaraknya lebih dari 100 kilometer. Tapi, untuk rutenya akan kami umumkan H-1 sebelum acara tour berlangsung,” kata Ishadi, Jumat siang.
Dia menjelaskan, untuk peserta sudah melebihi ekspektasi. Pasalnya, di awal-awal hanya menargetkan sekitar 300 pemotor atau bikers. Namun hingga Jumat siang sudah ada 406 pemotor yang siap mengikuti tur keliling destinasi wisata di Sleman.
“Harapannya bisa tembus 500 pemotor sehingga total peserta bisa mencapai 1.000 orang,” katanya.
Pendaftaran tur ini masih terbuka sehingga seluruh lapisan masyarakat bisa mengikutinya. Pasalnya, peserta tidak membatasi pada klub motor tertentu.
BACA JUGA: BPJS Kesehatan dan PWI Sleman Bersinergi Sukseskan Program JKN
Adapun syarat untuk mengikuti tur ini yakni peserta diwajibkan mengumpulkan fotokopi STNK dan SIM dan memakai kelengkapan berkendara selama tur.
Penyelenggaraan kali ini bertema Dolan Sleman Marai Tuman. Di sisi lain, juga memfokuskan kunjungan ke area wisata yang ada satwanya. “Tujuannya untuk mengenalkan destinasi wisata yang ada sehingga bisa lebih dikenal secara luas,” katanya.
Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto mengatakan, kegiatan seperti Tur de Merapi sebagai upaya mendongkrak tingkat kunjungan wisata. Di tahun ini diharapkan bisa memenuhi target kunjungan wisata sebanyak 7,5 juta orang.
Ia optimistis target kunjungan ini bisa tercapai karena hingga akhir Juni sudah ada 4,2 juta pengunjung yang datang berwisata di Bumi Sembada. “Hingga akhir tahun sudah ada kalender even yang dipersiapkan setiap bulannya. Untuk gelaran Tour de Merapi tidak hanya menawarkan jelajah wisata di Sleman, tapi juga ada hadian menarik bagi peserta yang mengikutinya,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te