Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 bagi 500 Anak
PT Pegadaian (Persero) kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan menyelenggarakan program Khitanan Massal 2026.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan Komisi D DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Nutrisi Penting Cegah Stunting di Balai Padukuhan Gading X, Gading, Playen, Gunungkidul, Senin (15/7/2024)./Andreas Yuda Pramono
GUNUNGKIDUL—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan Komisi D DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Nutrisi Penting Cegah Stunting di Balai Padukuhan Gading X, Gading, Playen, Gunungkidul, Senin (15/7/2024).
Pustakawan Ahli Utama DPAD DIY, Budiyono mengatakan makanan siap saji atau makanan pinggir jalan yang kerap dikonsumsi orang dewasa mengakibatkan kebiasaan pada anak kecil.
“Ketika membicarakan makanan itu, bisa kembali ke makanan lokal masa lalu. Saya tanya ke peserta, anak-anak mereka lebih suka ayam kentucky. Apalagi jajanan seperti chiki banyak sekali,” katanya di Balai Padukuhan Gading X, Senin.
Budiyono menyarankan agar masyarakat juga dapat mengoptimalkan lahan dengan menanam tanaman pangan dan memelihara ayam untuk mencukupi kebutuhan nutrisi.
Nutrisi makanan bukan menjadi hal yang mahal untuk didapat. Dia juga mengimbau agar orang tua tidak mudah memberi anak telepon seluler (ponsel) mengingat tidak jarang orang tua justru lupa memberi nutrisi ke anak, seolah memberi ponsel dan kudapan sudah cukup dalam merawat anak.
Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Imam Taufik mengungkapkan persoalan nutrisi atau gizi seimbang berkaitan erat dengan tengkes dan pendidikan. Anak yang mengalami tengkes akan kesulitan dalam proses pendidikannya sehingga pemenuhan nutrisi perlu dilakukan oleh multisektor.
Buku yang dibedah dalam acara itu dapat menjadi pegangan bagi para penggerak seperti kader posyandu dan PKK. Para penggerak ini dapat mendiseminasikan informasi ke calon orang tua/calon pengantin dan orang tua.
Praktisi Lembaga Psikologi Terapan Inspirasi Gunungkidul, Asar Janjang Lestari mengatakan pemahaman nutrisi tertentu yang dapat mencegah tengkes masih kurang padahal pemenuhannya bisa lewat pangan lokal.
Penulis Buku, Dian Wahyuningrum menuturkan ibu merupakan ujung tombak penanggulangan tengkes. Tengkes perlu dicegah karena berimplikasi pada pertumbuhan anak dan perkembangan jangka panjangnya.
Pemenuhan nutrisi menjadi hal penting sehingga anak tidak boleh hanya diberi makanan hanya untuk mengisi perut atau kenyang. Agar anak doyan makan, ibu perlu membuat variasi makanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Pegadaian (Persero) kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan menyelenggarakan program Khitanan Massal 2026.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 24 Juni 2026 terbaru. Kereta beroperasi dari pagi hingga malam dengan tarif flat Rp8.000 per perjalanan.
Hasil Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026 babak pertama berakhir 3-0. Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dan membawa Portugal tampil dominan.
Jadwal lengkap KRL Jogja–Solo 24 Juni 2026 dari Yogyakarta hingga Palur, dengan tarif Rp8.000 dan operasional normal.
Kemenperin memastikan dua pabrik komponen otomotif tetap beroperasi di Indonesia, membantah isu relokasi dan PHK.
Kasus tabrak BMW listrik dan ojol di Meruya Selatan diselesaikan damai melalui mediasi polisi dengan pendekatan restorative justice.