Pelaku Wisata di DIY Didorong Aktif Tangkap Peluang untuk Datangkan Wisatawan

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Senin, 15 Juli 2024 19:17 WIB
Pelaku Wisata di DIY Didorong Aktif Tangkap Peluang untuk Datangkan Wisatawan

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin

Harianjogja.com, JOGJA—Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mendorong pelaku wisata untuk aktif menangkap peluang untuk mendatangkan wisatawan ke DIY.

Pernyataan itu ia sampaikan merespon Jogja yang ramai wisatawan sejak libur Idulfitri hingga masa libur sekolah kemarin.

“Sejak libur Lebaran Idulfitri, libur sekolah, dan beberapa kali long weekend, kunjungan wisata ke Jogja cukup ramai. Saya konfirmasi ke teman-teman pelaku pariwisata, tanggapannya juga bagus,” ujarnya kepada Harianjogja.com, Senin (15/7/2024).

BACA JUGA: Pelajar yang Berani Baca Puisi Bisa Gratis Masuk Destinasi Wisata Ini

Kendati demikian, ia mengharapkan pelaku wisata di DIY diharapkan untuk tidak hanya menunggu datangnya wisatawan saat musim liburan, melainkan menangkap peluang untuk menyediakan paket wisata.

Tak hanya menyiapkan destinasi dan atraksi, kini gelaran event juga menjadi magnet bagi wisatawan untuk datang ke DIY. Dengan begitu lama tinggal (long stay) wisatawan bisa semakin lama.

“Momentum long weekend itu untuk ke depannya harus ditangkap. Pelaku wisata jangan cuma mengandalkan libur lebaran dan libur sekolah saja. Long weekend itu juga perlu ditangkap peluangnya untuk dibuat paket wisata,” urainya.

BACA JUGA: Gelaran Event Jadi Pengungkit Wisatawan Tinggal Lebih Lama

Seiring dengan meningkatnya wisatawan ke DIY, ke depannya ia akan fokus meningkatkan quality tourism di DIY melalui produk dan hospitality.

Mass tourism memang tidak bisa dibendung, namun ke depan quality tourism akan kita kedepankan lewat optimasi produk dan hospitality,” kata Singgih.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online