Polisi Gerebek Pabrik Miras Oplosan Berkedok Toko Mainan di Bantul
Polisi menggerebek dugaan pabrik miras oplosan di toko mainan Bantul dan menyita 1.260 botol serta 16 jeriken alkohol.
Ilustrasi event/Konser Musik - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY menyatakan, gelaran event yang semakin marak di wilayahnya bisa menjadi pemicu wisatawan berkunjung ke destinasi wisata lainnya yang ada di Jogja.
Event bisa menjadi semacam pengungkit agar wisatawan tinggal lebih lama di wilayah ini. "Kalau event itu bisa jadi pemicu untuk mendatangkan wisatawan," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, Selasa (9/7/2024).
Menurut Singgih, misalnya saja event Artjog yang dikenal sebagai lebarannya para seniman dan budayawan itu menjadi payung besar penyelenggaraan event. Di bawahnya ada pula event-event skala kecil yang digelar untuk memeriahkan acara tersebut.
"Ada Jogja Art Week di galeri yang menyuguhkan pameran, sehingga ini akan melengkapi dari destinasi itu," jelasnya.
BACA JUGA: 8.100 Rumah di Sleman Tak Layak Huni
"Saya yakin mereka yang datang ke Artjog itu juga datang ke destinasi. Jadi multiplier effect semakin lebih besar dan okupansi hotel semakin lama, oleh-oleh juga laris serta kuliner," kata dia.
Menurut Singgih, penyelenggaraan event dan acara di Jogja memang sudah lama ditargetkan pihaknya menjadi salah satu cara untuk mendatangkan wisatawan. Pasalnya di Jogja ada banyak komunitas yang kerap menggelar berbagai macam event itu.
"Tumbuh kembang mereka sangat luar biasa dari dulu sampai sekarang itu sangat terpelihara dengan baik. Kami dari pemerintah dengan potensi itu tentu kolaborasi antara komunitas dengan masyarakat," ujarnya.
Dengan demikian penyelenggaraan event bisa lebih tertata di wilayah ini. Maka ada kalender event yang diluncurkan setiap tahun sebagai panduan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menggerebek dugaan pabrik miras oplosan di toko mainan Bantul dan menyita 1.260 botol serta 16 jeriken alkohol.
Administrasi Risto Vidakovic belum rampung. Guntur Cahyo Utomo masih memimpin PSIM saat menjamu Dewa United di Stadion Sultan Agung.
Kapolri menegaskan penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal dengan tiga personel Polri sebagai tersangka murni proses penegakan hukum.
KSAD Jenderal Tandyo Budi Revita memimpin pemakaman Kapten Nurhafiz di Semarang setelah gugur dalam kecelakaan heli MI-17 saat operasi karhutla.
Ekonomi DIY tumbuh 5,79% secara tahunan pada triwulan III 2026. Sektor akomodasi dan makan minum menjadi salah satu pendorong utama.
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.