Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
prosesi jamsan atau siraman pusaka di kompleks Rumah Dinas Bupati pada Selasa (16/7/2024)./ bantulkab.go.id
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul bersama abdi dalem Kraton Nyayogyakarta Hadiningrat menggelar prosesi jamsan atau siraman pusaka di kompleks Rumah Dinas Bupati pada Selasa (16/7/2024). Tradisi jamasan pusaka ini rutin digelar setiap tahun menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bantul. Tahun ini HUT Kabupaten bantul ke-193
Dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul, tradisi jamasan pusaka tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih didampingi Sekda Bantul Agus Budi Raharjo
Salah satu pusaka yang dibersihkan berupa tombak yang bernama Tombak Kyai Agnya Murni. Pusaka ini dulunya diberikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada saat perayaan HUT Kabupaten Bantul ke-169, yakni pada tanggal 20 Juli 2000. Tombak ini, bersama lima tombak pengiringnya, disimpan dengan baik di Rumah Dinas Bupati dan dijamasi setiap tahun sebagai penghormatan dan penyegaran atas nilai-nilai luhur yang diwarisi.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa setiap tahun pembaharuan komitmen pelestarian kebudayaan ini menjadi keniscayaan. Ia menerangkan, nama Agnya Murni mengandung makna mendalam bagi masyarakat Bantul. Agnya bermakna perintah atau aturan, sedangkan Murni melambangkan kesucian dan kebersihan.
"Pusaka Agnya Murni bukan sekadar lambang, melainkan cerminan dari tekad untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan akuntabel, yang bertanggung jawab secara hukum maupun sosial,” kata Bupati.
Bupati melanjutkan, seiring dengan pertambahan usia Kabupaten Bantul yang kini memasuki usia 193 tahun, setiap peringatan hari jadi merupakan momen penting untuk memperbarui dan menghidupkan kembali komitmen kami kepada prinsip Agnya Murni.
“Ini adalah landasan bagi pemerintahan yang bermanfaat dan bertanggung jawab bagi seluruh rakyat Kabupaten Bantul," tegas Bupati.
Tradisi siraman pusaka Tombak Kyai Agnya Murni tidak hanya sebuah upacara ritual, tetapi juga ekspresi dari semangat untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai kebersihan, integritas, dan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Hal ini menjadi salah satu pijakan yang kokoh dalam membangun Kabupaten Bantul menuju masa depan yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Menhut Raja Juli Antoni membekukan izin tiga perusahaan di Kaltim terkait karhutla dan memerintahkan pemulihan ekosistem.
Harga minyak nasional Januari–September 2026 mencapai US$85–90 per barel. Pemerintah tetap menjaga harga Pertalite dan Biosolar.