Ditjenpas Bantah Ada Sel Mewah dan HP di Lapas Cilegon
Ditjenpas membantah video viral dugaan sel mewah dan penggunaan HP di Lapas Cilegon serta menegaskan pengawasan tetap dilakukan.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada 2024 di Kota Jogja ditargetkan rampung hari Rabu ini (17/7).
"Kami menargetkan hari ini sudah bisa mencapai 100 persen," kata Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja Zuhad Najamuddin di Jogja, Rabu.
Dia mengatakan proses coklit di tiga kemantren di Kota Jogja sudah mencapai 100 persen, sedangkan untuk 11 kecamatan lainnya rata-rata mencapai 97,5%.
Meski batas waktu coklit masih berlangsung hingga 24 Juli 2024, Zuhad berharap proses tersebut bisa selesai lebih awal sehingga dapat dilakukan evaluasi data secara maksimal.
"Harapannya kami tinggal merapikan data dan memperbaiki, mengoreksi kalau ada beberapa data yang kurang," kata dia.
BACA JUGA: Jelang HUT ke-193, Pemkab Bantul Gelar Prosesi Jamsan Pusaka di Rumah Dinas Bupati
Zuhad mengakui dalam proses coklit, beberapa petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) menghadapi sejumlah kendala antara lain warga yang tidak tinggal sesuai identitas kependudukan atau KTP yang dimiliki.
"Alamatnya di Kota Jogja, tapi yang bersangkutan tidak tinggal di Kota Jogja," ucap dia.
Untuk kasus semacam itu, pihaknya meminta Pantarlih segera berkoordinasi dengan pemangku wilayah RT/RW mengenai keberadaan warga terkait.
"Kalau memang tidak bisa menemukan nanti stiker coklit atau tanda bukti coklit akan kami berikan kepada ketua RT atau RW," kata dia.
Dalam melakukan coklit tersebut, KPU Kota Jogja menerjunkan 1.234 Pantarlih untuk melakukan coklit sejak 24 Juni terhadap 322.305 calon pemilih sesuai data dari Kemendagri yang disinkronisasi dengan DPT Pemilu 2024.
"Ada penambahan sekitar 660 pemilih dari data pemilih Pilpres atau Pileg 2024 lalu," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ditjenpas membantah video viral dugaan sel mewah dan penggunaan HP di Lapas Cilegon serta menegaskan pengawasan tetap dilakukan.
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Ketahui 4 ciri hewan kurban yang tidak sah menurut syariat Islam agar ibadah kurban Anda diterima dan sesuai ketentuan.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.