Produksi Nila Dominasi Perikanan Sleman, Minggir Masih Aman
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
Hasil tangkapan ikan - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa produksi perikanan tangkap pada paruh pertama 2024 mencapai 1.903,90 ton. Capaian ini melebihi target dari Pemerintah DIY dengan 1.847,70 ton.
Capaian produksi itu berasal dari keseluruhan tempat pelelangan ikan (TPI) di Gunungkidul seperti TPI Gesing, Ngrenehan, Baron, Ngandong, Siyung, dan Sadeng. Adapun TPI Nampu masih belum beroperasi.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi berharap produksi perikanan tangkap di Gunungkidul dapat diikuti dengan peningkatan konsumsi ikan dari yang sebelumnya di bawah 30 kilogram (kg) per kapita per tahun meningkat menjadi 31 kg lebih per kapita per tahun. Kata dia, peningkatan tingkat konsumsi ikan ini akan berdampak positif pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Gunungkidul.
“Soalnya ikan merupakan sumber protein, zat besi, dan kalsium yang penting untuk perkembangan janin. Angka stunting di Gunungkidul pun dapat ditekan,” kata Wahid dihubungi, Jumat, (19/7).
Wahid menambahkan guna meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, jawatannya telah membuat program kampanye makan ikan. Kegiatan kampanye ini dilaksanakan di 26 lokasi TK/PAUD/Kelompok Bermain (KB) yang tersebar di empat kapanewon seperti Wonosari, Karangmojo, Tepus, dan Ponjong. Penentuan lokasi ini berdasarkan Pagu Indikatif Wilayah Kapanewon (PIWK) sebanyak enam belas lokasi dan sepuluh lokasi dari Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD.
Sasaran kampanye makan ikan ini baru dapat menjangkau kalangan anak-anak usia dini, karena keterbatasan anggaran. Anak usia dini merupakan kelompok rentan terhadap tengkes.
BACA JUGA: Produksi Ikan Tangkapan dan Budi Daya di Gunungkidul Hanya Naik Tipis
Ikan mengandung protein, omega-3, dan berbagai vitamin dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Konsumsi ikan secara teratur dapat membantu mencegah tengkes dan meningkatkan kecerdasan anak.
Dia menegaskan kampanye ini dapat berhasil apabila diikuti peran aktif masyarakat. Masyarakat perlu didorong untuk lebih gemar makan ikan dengan berbagai cara, seperti dengan menyediakan variasi olahan ikan yang menarik dan mudah diolah, serta dengan meningkatkan edukasi tentang manfaat makan ikan.
Lebih jauh, Wahid menjelaskan DKP juga memberi bantuan benih ikan yang masuk dalam kegiatan restocking perairan umum darat. Sementara itu, khusus untuk program pelatihan pengolahan ikan sudah termasuk bahan ikannya. Bahan ikan ini dapat diolah menjadi bermacam produk perikanan.
“Dari bidang budidaya juga memberikan bantuan berupa pelatihan budidaya ikan dengan sistem terpal termasuk di dalamnya benih ikan, kolam terpal, pakan dan pendampingan selama program,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.