Sleman Masih Kekurangan Ratusan Nakes, Rekrutmen BLUD Masuk Tahap CBT
Kabupaten Sleman masih kekurangan ratusan tenaga kesehatan. Dinkes mempercepat rekrutmen BLUD yang kini memasuki tahap CBT sembari menunggu formasi ASN dari Kem
Ilustrasi budi daya perikanan./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan produksi ikan baik perikanan tangkap maupun budi daya di Bumi Handayani naik dari 2022 sebesar 16.289 ton menjadi sekitar 16.500 ton pada tahun 2023. Meski naik, angka kenaikan tidak signifikan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan produksi ikan di Bumi Handayani pada tahun 2023 mencapai sekitar 16.500 ton. Dia mengaku kendati kenaikan tidak signifikan namun kebutuhan ikan masyarakat Gunungkidul dapat tercukupi. “Kalau melihat angka konsumsi ikan di Gunungkidul 29,83 kilogram per kapita per tahun dengan jumlah penduduk 770.883 jiwa ya jauh mencukupi,” kata Wahid ditemui di kantornya, Selasa (19/3/2024).
Wahid menambahkan produksi perikanan tangkap mencapai sekitar 4.400 ton per tahun. Sedangkan sisanya 12.100 ton merupakan perikanan budi daya seperti lele.
Baca Juga
Gunungkidul Siapkan Nelayan Pemula Agar Profesional
DKP GK Ajukan Permohonan Bantuan Kapal untuk Optimalkan Tangkapan Ikan
Beroperasi sejak Tahun Lalu, PPI Gesing Sudah Sumbang PAD untuk Gunungkidul
Menurutnya, ikan yang banyak ditangkap oleh nelayan antara lain bawal, cakalang, tuna, dan tongkol. Guna mendongkrak produksi perikanan tangkap, Wahid mengaku pihaknya mengusulkan permohonan bantuan armada dan alat tangkap berupa mesin, jaring, dan tool kit ke DKP Provinsi dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Selain itu, DKP Gunungkidul juga memasang rumpon atau Fish Aggregating Device (FAD). Rumpon merupakan salah satu alat bantu pengumpul ikan yang menggunakan berbagai bentuk dan jenis pengikat dari benda padat. Fungsinya adalah untuk memikat ikan agar berkumpul. Rumpon dibuat menyerupai karang alami agar ikan merasa mendapatkan rumah baru dan berkumpul.
Hasil tangkapan nelayan tersebut didistribusikan ke berbagai tempat atau pasar melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Total ada delapan TPI di Gunungkidul yang meliputi TPI Nampi, Gesing, Ngrenehan, Baron, Ngandong, Siyung, dan Sadeng. “Kalau TPI Sadeng itu TPI higienis dengan fasilitasi pengolahan limbah dan kebersihannya. Itu tertutup seperti rumah dengan dinding,” katanya.
Kepala DKP DIY, Bayu Mukti Sasongko mengatakan salah satu indikator kinerja DKP DIY adalah peningkatan produksi perikanan termasuk di Gunungkidul. Terkait permohonan armada, katanya hal itu merupakan usulan dari kelompok usaha bersama (KUB) nelayan yang direkomendasikan DKP Gunungkidul.
Terkait dengan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Gesing, DKP DIY menyerahkan pengelolaan TPI Gesing ke DKP Gunungkidul. Suplai ikan di TPI tersebut tergolong besar karena PPI Gesing digunakan untuk kapal berkapasitas 10-30 gross ton (GT) selain untuk kapal sekoci 16 GT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kabupaten Sleman masih kekurangan ratusan tenaga kesehatan. Dinkes mempercepat rekrutmen BLUD yang kini memasuki tahap CBT sembari menunggu formasi ASN dari Kem
AHY menyebut 72% penduduk Indonesia diprediksi tinggal di kota pada 2045. Pemerintah menyiapkan kota yang tangguh dan berkelanjutan.
Macklemore mendonasikan US$1 juta pendapatan dari tur Ed Sheeran untuk enam organisasi pendukung Palestina. Robert Kraft merespons dengan komitmen US$2 juta.
Luis de la Fuente mendapat perpanjangan kontrak bersama Timnas Spanyol hingga Piala Dunia 2030 setelah membawa La Roja juara dunia 2026.
Prime Video menghadirkan teknologi AI dan VFX untuk menyinkronkan gerak bibir aktor dengan audio dubbing. Fitur ini debut di Maxton Hall.
Persija Jakarta menghadapi Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Shin Tae-yong mewaspadai Gustavo Almeida, mantan striker Persija.