Advertisement
DKP GK Ajukan Permohonan Bantuan Kapal untuk Optimalkan Tangkapan Ikan

Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seiring dengan meningkatnya jumlah tangkapan ikan di Gunungkidul dan beroperasinya Pelabuhan Perikanan Pantai Gesing, Dinas Kelautan dan Perikanan setempat mengusulkan permohonan bantuan armada dan alat tangkap berupa mesin, jaring dan toolkit ke Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul Wahid Supriyadi di Gunungkidul, Senin, mengatakan produksi ikan tangkap di Gunungkidul pada 2022 sebanyak 3.941 ton dan 2023 sebanyak 4.166 ton. "Untuk mendukung peningkatan produksi perikanan tangkap, kami mengusulkan bantuan armada dan alat penangkap ikan berupa mesin, jaring, dan toolkit DIY dan Pusat," kata Wahid.
Advertisement
Ia mengatakan produksi ikan tangkap akan meningkat seiring beroperasinya Pelabuhan Perikanan Pantai Gesing. Pelabuhan ini bisa menampung kapal-kapal besar seperti ukuran 10 grooston (gt).
"Kami berharap Pelabuhan Gesing bisa beroperasi sehingga hasil tangkapan ikan lebih banyak lagi. Hal ini dikarenakan pelabuhan lebih luas dan memadai untuk berlabuh berbagai jenis kapal dengan ukuran yang besar," katanya.
Baca Juga
Wisata Pantai Gesing Kian Berkembang, Usulan Dana untuk TPS 3R Justru Ditolak Pemda
Dibangun Pelabuhan, Kunjungan di Pantai Gesing Turun Drastis
Hari Ini Pelabuhan Gesing di Gunungkidul Dibuka untuk Uji Coba
Wahid juga mengatakan DKP Gunungkidul memfasilitasi kelompok nelayan untuk pemasangan rumpon laut dalam ke DKP DIY juga dilakukan pada beberapa titik, seperti di Sadeng dan Pantai Ngandong.
"Kami juga melakukan pembinaan kelompok usaha bersama (KUB) nelayan. Harapannya nelayan semakin sejahtera," katanya.
Sebelumnya, Wahid mengatakan DKP memberikan pelatihan kepada 20 nelayan pemulam DKP Gunungkidul berupaya menyiapkan nelayan supaya menguasai teknologi ikan tangkap. Hal ini bertujuan pada saat pengoperasian Pelabuhan Gesing, mereka tidak hanya menjadi penonton, tapi pelaku.
Potensi perikanan pantai selatan di Gunungkidul sangat tinggi, sehingga nelayan dipersiapkan secara optimal. Saat ini, total nelayan di Gunungkidul sebanyak 2.276 orang. Mereka harus dibekali teknologi penangkapan ikan, sehingga mereka profesional.
"Untuk itu, kami melakukan peningkatan kapasitas dan kompetensi para nelayan lokal agar warga atau nelayan lokal tidak hanya sekedar menjadi penonton saja dengan potensi daerah yang dimiliki," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Donald Trump Kenakan Tarif Tambahan 32 Persen, Jadi Ancaman Serius Sektor Perdagangan Indonesia
Advertisement

Bosan Saat Berada di Area Jalur Tol Trans Jawa? Coba Jajal Lokasi Wisata Ini
Advertisement
Berita Populer
- Hanya Rp11.600, Berikut Jadwal Angkutan Shuttle Rute Malioboro-Parangtritis
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
Advertisement
Advertisement