Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Naik Lagi, Tembus Rp80.000
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Ilustrasi suasana kawasan Pantai Gesing di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul memastikan rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) di Kawasan Pelabuhan Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang batal terlaksana tahun ini. Usulan pebangunan sudah diajukan melalui Dana Keistimewaan, tetapi belum mendapatkan persetujuan dari Pemda DIY.
Sub Koordinasi Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Dwi Wiyani mengatakan sudah menyiapkan rencana pembangunan TPS 3R di Kawasan Pantai Gesing.
Hal ini sejalan dengan potensinya yang bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di pesisir barat Gunungkidul karena adanya rencana pengoperasian Pelabuhan Gesing di 2024.
Selain itu, perkembangan wisata di Kawasan tersebut juga tumbuh pesat karena adanya destinasi wisata seperti Puncak Segoro, HeHa Ocean View, Teras Kaca dan lain sebagainya. Perkembangan ini harus diantisipasi, salah satunya menyediakan TPS.
Meski demikian, ia mengakui usulan pembangunan senilai Rp1 miliar melalui Danais belum bisa direalisasikan. “Belum ada acc [persetujuan] dari Danais yang dikelola sehingga belum bisa terlaksana di tahun ini maupun di 2024,” katanya, Kamis (23/11/2023).
Wiwik memastikan program tetap akan dijalankan. Salah satunya dengan mengajukan usulan pembangunan melalui danais di 2025. Untuk pembangunan, dia mengakui sudah menyiapkan lahan sekitar 3.000 meter persegi di Kalurahan Girikarto, Panggang. “Tinggal membangun karena lahannya sudah ada. Tetapi, untuk keuangan daerah masih terbatas sehingga meminta bantuan ke PemdaDIY,” ujarnya.
BACA JUGA: Dua TPS 3R Dikembangkan di Jogja, Pembangunan Mulai Tahun Depan
Wiwik mengungkapkan, pembangunan TPS 3R di Kawasan Pelabuhan Gesing sebagai upaya antisipasi dampak negatif dari pesatnya perkembangan wisata dan pengoperasian Pelabuhan. “Jadi dilengkapi fasilitas TPS sehingga tidak kebingungan untuk membuang sampah dari sisa hasil usaha,” katanya.
Dukuh Bolang, Girikarto, Sukirjo mengatakan, wilayahnya bakal lebih maju karena adanya Pembangunan Pelabuhan Gesing. Meski sempat molor, tetapi proses sudah bagus dikarenakan bentuk Pelabuhan hingga fasilitas pendukung seperti perkantoran sudah dibangun.
Dia menyakini, pembangunan akan segera selesai sehingga keberadaan pelabuhan bisa menjadi pengungkit untuk peningkatan perekonomian di masyarakat. “Bisa saling melengkapi karena pariwisata di Kawasan Gesing juga berkembang pesat. Mudah-mudahan dengan adanya pelabuhan bisa tambah maju lagi,” katanya.
Itulah sebabnya, Dana Keistimewaan diperlukan pula untuk pengembangan kawasan tersebut. Tak terkecuali untuk fasilitas pengelolaan sampahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.