Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Percepat Verifikasi Koperasi Merah Putih
Mendagri Tito Karnavian meminta kepala daerah mempercepat verifikasi dan validasi sekitar 24.000 bangunan Koperasi Merah Putih.
Festival Upacara Adat 2024 bertajuk Kridha Manunggaling Rasa di Lapangan SD Negeri 2 Sentolo, Kabupaten Kulonprogo./ Instagram @dinaskebudayaandiy
Harianjogja.com, KULONPROGO— Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY menggelar Festival Upacara Adat 2024 bertajuk Kridha Manunggaling Rasa di Lapangan SD Negeri 2 Sentolo, Kabupaten Kulonprogo. Acara tersebut dalam rangka melestarikan tradisi masyarakat di wilayah itu.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi di Kulonprogo, Sabtu, mengatakan festival adat tradisi merupakan kegiatan rutin tahunan yang melibatkan masyarakat di lima kabupaten dan kota di DIY.
Peserta telah melalui tahapan seleksi berjenjang di Dinas Kebudayaan DIY, kemudian ditampilkan melalui festival dari setiap perwakilan kabupaten dan kota.
"Mengkreasi supaya penampilan pelaku memaknakan kembali upacara adat menggerakkan apresiasi ekonomi masyarakat. Kami berharap festival ini mampu memberikan tontonan dan tuntutan. Karena mengedepankan kekeluargaan, kegotongroyongan, kebudayaan, perlindungan alam, penghormatan terhadap leluhur, dan rasa syukur terhadap Tuhan," kata Dian.
Ia berharap festival ini mampu melestarikan tradisi masyarakat di era seperti saat ini.
"Festival ini jangan hanya dimaknai sebagai kompetisi semata, tapi ini sebagai upaya pelestarian tradisi masyarakat di DIY," katanya.
BACA JUGA: Diusulkan Jadi Geopark Nasional, Kawasan Geologi Kulonprogo Dikembangkan ke Eduwisata
Kegiatan ini melestarikan berbagai adat tradisi yang selama ini berkembang di tengah masyarakat.
Menampilkan lima kontingen perwakilan kabupaten/kota se DIY yaitu Laku Jalma dari Kota Jogja, Tingkep Kitri dari Kulonprogo, Upacara Adat Baritan Praon Cawan dari Bantul, Upacara Adat Mundhut Tirto Wening Sumurtiban Dusun Kentingan dari Sleman, dan Upacara Adat Nyadran Sendang Logantung dari Gunungkidul.
Kepala Dinas Kebudayaan Kulonprogo Eko Pranyoto mengatakan selain dapat melestarikan budaya festival upacara adat sekaligus membangun DIY, agar lebih sejahtera serta merajut kebersamaan karena banyak warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Festival upacara adat juga mendorong seni tradisi berkembang pesat di wilayah DIY.
"Sehingga sangat tepat Dinas Kebudayaan DIY menggelar festival upacara adat menampilkan potensi empat kabupaten," kata Eko Pranyoto.
Ia menilai potensi ini harus ditangkap demi melestarikan adat budaya. Selain itu melalui event juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kami mendukung karena memiliki makna mendalam bagi kelestarian budaya khususnya di DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendagri Tito Karnavian meminta kepala daerah mempercepat verifikasi dan validasi sekitar 24.000 bangunan Koperasi Merah Putih.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Menhut Raja Juli Antoni membekukan izin tiga perusahaan di Kaltim terkait karhutla dan memerintahkan pemulihan ekosistem.
Harga minyak nasional Januari–September 2026 mencapai US$85–90 per barel. Pemerintah tetap menjaga harga Pertalite dan Biosolar.