Puskesmas Wonosari 2 Bersiap Tempati Bekas Kantor Dinkes
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Jajaran Satlantas Polresta Sleman hingga akhir Juni 2024 mencatat ada 85 korban jiwa karena kecelakaan lalu lintas. Sosialisasi keselamatan berkendara terus digalakkan untuk menekan angka kecelakaan di Bumi Sembada.
Kepala Unit Penegakkan Hukum, Satlantas Polresta Sleman, Iptu Catur Bowo Laksono mengatakan, selama enam bulan pertama di 2024, telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 1.100 kasus.
Adapun Lokasi kecelakaan tersebar mulai dari jalan nasional seperti Jalan Magelang mulai dari Tempel hingga Jombor, jalan provinsi seperti Jalan Kaliurang dan lainnya sampai jalan kabupaten seperti ruas Jalan Godean.
BACA JUGA: Pikap Tabrak Anak Usia 3 Tahun hingga Meninggal Dunia, Sopir Dinilai Lalai
“Jadi mulai dari ruas jalan kabupaten hingga nasional ada peristiwa kecelakaan yang terjadi,” kata Catur, Rabu (24/7/2024).
Dia menjelaskan, akibat kecelakaan ini tercatat ada korban luka ringan sebanyak 1.539 jiwa. Adapun yang meninggal dunia sebanyak 85 orang.
“Untuk yang meninggal lokasinya tersebar, tapi Sebagian terjadi di ring road. Sedangkan yang lain ada di jalan kabupaten,” ungkapnya.
Menurut Catur, upaya menekan kecelakaan di jalanan Sleman terus dilakukan. Selain memasang spanduk imbauan di Lokasi-lokasi rawan, juga ada upaya sosialisasi keselamatan berlalu lintas di sekolah-sekolah.
“Terus ada upaya sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran Masyarakat tentang tertib berlalulintas agar kasus kecelakaan dapat ditekan,” katanya.
Kapolresta Sleman, Kombes Yuswanto Ardi saaat melakukan Analisa dan evaluasi di awal tahun mengatakan, ada tren penurunan angka kecelakaan. Di 2022 tercatat ada 2.568 kasus kecelakaan. Rinciannya, korban meninggal dunia sebanyak 197 orang dan luka ringan ada 3.188 orang.
Total akibat kecelakaan ini diperkirakan kerugian material sebesar Rp1,28 miliar. Adapun peristiwa di 2023 ada sebanyak 1.935 kasus kecelakaan.
Jumlah korban jiwa mencapai 186 orang dan luka ringan sebanyak 2.532 jiwa. Sedangkan untuk kerugian material mencapai Rp1,29 miliar.
“Untuk jumlah lakannya menurun, termasuk jumlah korban jiwa akibat kecelakaan juga turun,” katanya.
Ia berharap tren kecelakaan maupun dampak dari korban yang ditimbulkan bisa terus ditekan. Oleh karenanya, upaya sosialisasi keselamatan berlalu lintas akan terus digalakkan di Masyarakat.
“Imbauan pasti untuk terus mematuhi segala peraturan dalam berlalu lintas, tidak kebut-kebutan di jalanan serta memakai alat pelindung saat berkendara di jalanan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.
DPR AS melalui Jamie Raskin membuka penyelidikan terhadap FIFA dan hubungan Gianni Infantino dengan Presiden Donald Trump. FIFA diminta menyerahkan sejumlah dok
Job Fair Bantul 2026 akan digelar pada 6-7 Agustus di Stadion Sultan Agung. Sebanyak 15 perusahaan membuka sekitar 1.000 lowongan kerja dengan target 750 pencar
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Pablo Nieto menyebut Maverick Vinales bisa dilupakan dalam sehari di MotoGP. Cedera dan konflik dengan KTM membuat masa depannya terancam.
Psikologi mengungkap keterbukaan terhadap pengalaman menjadi sifat yang paling erat kaitannya dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir lintas disipli