Permintaan Hewan Kurban Naik, 4.700 Sapi Gunungkidul Ludes Terjual
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.
PDI Perjuangan./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—DPC PDI Perjuangan Sleman hingga saat ini masih menunggu rekomendasi siapa bakal calon yang diusung di pilkada Sleman. Meski demikian, hingga saat ini ada banyak tawaran untuk berkoalisi dengan partai lain.
“Belum turun. Makanya, kami diajak untuk mendeklarasikan dengan teman-teman Sleman Bersatu [KSB], kami nggak mau,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto, Rabu (31/7/2024).
Menurut dia, rekomendasi akan menjadi kunci di Pilkada. Pasalnya, didalam rekomendasi teresebut sudah ada kepastian calon yang diusung sehingga akan memudahkan dalam pembentukan mitra koalisi.
“Memang kita mengusung calon sendiri, tapi mitra koalisi dibutuhkan untuk memperbesar upaya pemenangan calon yang diusung,” kata Koeswanto.
Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman, Gustan Ganda. Ia meminta kepada awak media bersabar karena hingga sekarang rekomendasi dari DPP belum turun.
“Ditunggu awal bulan njih. Semoga nanti ada berita resmi dari DPP terkait dengan bakal calon yang diusung di Pilkada Sleman,” katanya.
Meski belum ada rekomendasi resmi, Gustan mengakui tetap menjalin komunikasi yang baik dengan partai lain di Sleman. Hal ini tak lepas dari kesamaan misi untuk membangun Sleman yang lebih baik.
“Tentunya untuk kepastian koalisi, kami masih menunggu rekomendasi dari DPP,” katanya.
Sebelumnya dikabarkan PDI Perjuangan akan merapat dengan Koalisi Sleman Bersatu yang mengusung calon bupati Harda Kiswaya. Menanggapi hal ini, Gustan menjawab bahwa partainya akan bekerjasama dengan partai yang punya kesamaan bakal calon yang direkomendasi oleh DPP masing-masing partai. “Bukan merapat. Tapi akan bekerjasama dengan partai yang punya kesamaan bakal calon, namun hingga sekarang rekomendasinya belum turun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.
Polda DIY menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
5 Juni 2026 memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Internasional Melawan Penangkapan Ikan Ilegal. Simak maknanya di sini.
Komitmen menjaga keberlanjutan jaringan irigasi sebagai penopang ketahanan pangan terus diperkuat melalui penyelenggaraan Workshop Gerakan Irigasi Bersih
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada 5 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.