SMK Kelautan Gunungkidul Diusulkan Pindah karena Langganan Banjir
Bupati Gunungkidul mengusulkan relokasi SMK Kelautan Tanjungsari karena sering terdampak banjir. Baleharjo dan Paliyan menjadi dua lokasi yang dipertimbangkan.
Proses pembangunan Jembatan Garuda di atas aliran Kali Oya di Kalurahan Rejosari, Semin, Kamis (16/7). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan Jembatan Garuda di atas aliran Kali Oya, Kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin, mulai berjalan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini bergantung pada crossway yang kerap tidak dapat dilalui saat banjir.
Pembangunan jembatan itu telah dimulai sejak akhir Juni 2026. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pembangunan fondasi setelah sebelumnya dilakukan pembersihan area di sekitar lokasi.
Lurah Rejosari, Sunarto, berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Masih proses dan mudah-mudahan bisa cepat selesai,” kata Sunarto, Kamis (16/7/2026).
Dibangun TNI
Sunarto menjelaskan pembangunan Jembatan Garuda menjadi kewenangan TNI sebagai bagian dari implementasi Program Presiden Prabowo.
Jembatan tersebut dibangun melintasi Kali Oya dengan lebar sekitar 1,5 meter sehingga memungkinkan dua kendaraan roda dua berpapasan saat melintas.
“Lebar jembatan sekitar 1,5 meter. Ini sudah bagus karena bisa untuk berpapasan kendaraan roda dua,” katanya.
Menurutnya, keberadaan jembatan akan meningkatkan konektivitas masyarakat, khususnya sebagai penghubung antara Padukuhan Pencil di Kalurahan Karangsari dengan wilayah Rejosari di Kapanewon Semin.
Selain mempermudah aktivitas sehari-hari, akses baru tersebut juga dinilai akan memangkas waktu tempuh, terutama bagi anak-anak yang berangkat ke sekolah.
“Bisa membantu akses, khususnya untuk bersekolah anak-anak bisa lebih cepat. Sebelum dibangun jembatan ini, maka warga dari Padukuhan Pencil harus memutar untuk sampai wilayah Rejosari,” katanya.
Jembatan Lebih Aman
Antusiasme juga disampaikan warga Rejosari, Heriyadi. Ia menilai pembangunan Jembatan Garuda menjadi kebutuhan masyarakat karena akan menghadirkan akses yang lebih mudah sekaligus lebih aman dibandingkan jalur yang digunakan selama ini.
“Jembatan ini sangat penting karena aksesnya lebih mudah dan aman,” katanya.
Heriyadi menjelaskan, selama ini masyarakat banyak memanfaatkan crossway yang dibangun di atas aliran Kali Oya untuk menyeberang.
Namun, fasilitas tersebut dinilai belum memadai karena sering terendam banjir saat musim penghujan sehingga tidak dapat dilintasi.
“Kalau terjadi banjir, maka tidak bisa dilalui sehingga warga harus memutar. Kalau ada jembatan, bisa dilalui kapan saja dan tentunya lebih aman ketimbang crossway,” katanya.
11 Jembatan Garuda
Sementara itu, Komandan Kodim 0730/GK Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi mengenai perkembangan pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul.
Meski demikian, pada beberapa kesempatan sebelumnya ia menyampaikan bahwa pada tahun ini direncanakan pembangunan 11 Jembatan Garuda di Kabupaten Gunungkidul.
Salah satu proyek tersebut berada di atas aliran Kali Oya, tepatnya di Kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin.
“Untuk jenis yang dibangun ada jembatan gantung dan beton. Mayoritas jembatan yang dibangun berada di atas aliran Kali Oya,” katanya.
Dengan pembangunan tersebut, masyarakat berharap konektivitas antarwilayah di Kapanewon Semin semakin baik serta aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial dapat berlangsung lebih lancar sepanjang tahun tanpa terganggu kondisi banjir.
Harian Jogja/David Kurniawan
Proses pembangunan Jembatan Garuda di atas aliran Kali Oya di Kalurahan Rejosari, Semin, Kamis (16/7). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul mengusulkan relokasi SMK Kelautan Tanjungsari karena sering terdampak banjir. Baleharjo dan Paliyan menjadi dua lokasi yang dipertimbangkan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 20 Juli 2026 tersedia di Alkid dan Simon Palace. Simak jam layanan, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
Profil Ferran Torres, penyerang Timnas Spanyol yang dikenal dengan kecepatan, mobilitas tinggi, dan penyelesaian akhir yang tajam.
Jadwal SIM Keliling Sleman Senin 20 Juli 2026 tersedia di MPP Sleman. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Daftar negara peraih gelar juara Piala Dunia FIFA sepanjang masa. Spanyol meraih gelar kedua setelah menjuarai Piala Dunia 2026.
Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres pada babak extra time.