KPU Kulonprogo Perkuat Sinergi Pemkab demi Kelancaran Pemilu
KPU Kulonprogo menandatangani MoU lima tahun dengan Pemkab untuk memperkuat sinergi penyelenggaraan Pemilu sejak masa non tahapan
-Ilustrasi perbaikan jalan rusak
Harianjogja.com, KULONPROGO—Wakil Bupati Kulonprogo Ambar Purwoko meminta laporan kerusakan infrastruktur di wilayahnya disampaikan berdasarkan data yang jelas dan dilengkapi proposal resmi. Menurutnya, mekanisme tersebut akan mempermudah pemerintah menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah kalurahan, khususnya dukuh dan sekretaris desa, didorong aktif berkoordinasi dengan lurah dan panewu dalam menyampaikan usulan perbaikan. Laporan yang masuk melalui mekanisme resmi akan menjadi salah satu dasar penyusunan program pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kulonprogo.
Ambar mengatakan setiap keluhan terkait kerusakan infrastruktur sebaiknya dilengkapi dengan data yang memadai sehingga pemerintah memiliki dasar yang jelas dalam menentukan penanganan.
"Pengajuan yang disertai proposal resmi pasti akan kami dahulukan agar penataan daerahnya jelas dan terdata," tegasnya kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah kalurahan dan masyarakat memperkuat semangat gotong royong untuk mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih baik apabila seluruh pemangku kepentingan memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ambar menilai keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kekompakan para pemimpin, mulai dari tingkat kabupaten hingga pemerintahan kalurahan.
"Kami hadir di sini hanya untuk kepentingan masyarakat. Nek wis panjenengan kompak seperti ini, insyaAllah Kabupaten Kulonprogo bakal iso maju, bakal makmur masyarakate," imbuh Ambar.
Selain menekankan pentingnya mekanisme pelaporan, Ambar juga memaparkan program pembangunan infrastruktur jalan pada tahun anggaran 2026. Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menargetkan peningkatan 54 ruas jalan dengan dukungan anggaran yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.
"Pada tahun 2026 ini, kami melakukan peningkatan pembangunan di 54 ruas jalan. Alhamdulillah, kami bisa meningkatkan anggaran yang semula Rp20 miliar menjadi Rp40 miliar," jelasnya.
Menurut Ambar, peningkatan anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi.
Ia menegaskan pembangunan tidak hanya difokuskan pada wilayah tertentu. Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, kata dia, akan berupaya melakukan pemerataan pembangunan di wilayah utara, tengah, maupun selatan, terutama untuk infrastruktur jalan dan jembatan.
"Insyaallah pada tahun depan kami upayakan meningkat lagi hingga Rp50 miliar, Rp60 miliar, atau Rp70 miliar. Dengan infrastruktur yang layak, roda perekonomian akan berjalan lancar," jelas Ambar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPU Kulonprogo menandatangani MoU lima tahun dengan Pemkab untuk memperkuat sinergi penyelenggaraan Pemilu sejak masa non tahapan
Pemerintah merestrukturisasi proyek Tol Getaci setelah dua kali lelang gagal menarik investor. Evaluasi ditargetkan selesai pada 2027.
Polresta Sleman menyelidiki laporan dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan mahasiswa UAD saat KKN di Kabupaten Sleman.
Seluruh rombel SMA dan SMK Negeri di Sleman terisi penuh setelah tahapan pemenuhan cadangan SPMB 2026 selesai.
Pemkab Kulonprogo menyiapkan guru sementara untuk Sekolah Rakyat Gulurejo hingga guru definitif hasil rekrutmen Kemensos mulai bertugas.
Pakar UGM menyebut latihan angkat beban membantu menjaga kesehatan jantung dan mendukung fungsi otak jika dikombinasikan dengan olahraga kardio.