Wabup Kulonprogo Dorong Dukuh Aktif Laporkan Kerusakan Infrastruktur

Khairul Ma\'arif
Khairul Ma\'arif Senin, 13 Juli 2026 16:37 WIB
Wabup Kulonprogo Dorong Dukuh Aktif Laporkan Kerusakan Infrastruktur

-Ilustrasi perbaikan jalan rusak

Harianjogja.com, KULONPROGO—Wakil Bupati Kulonprogo Ambar Purwoko meminta laporan kerusakan infrastruktur di wilayahnya disampaikan berdasarkan data yang jelas dan dilengkapi proposal resmi. Menurutnya, mekanisme tersebut akan mempermudah pemerintah menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

Pemerintah kalurahan, khususnya dukuh dan sekretaris desa, didorong aktif berkoordinasi dengan lurah dan panewu dalam menyampaikan usulan perbaikan. Laporan yang masuk melalui mekanisme resmi akan menjadi salah satu dasar penyusunan program pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kulonprogo.

Ambar mengatakan setiap keluhan terkait kerusakan infrastruktur sebaiknya dilengkapi dengan data yang memadai sehingga pemerintah memiliki dasar yang jelas dalam menentukan penanganan.

"Pengajuan yang disertai proposal resmi pasti akan kami dahulukan agar penataan daerahnya jelas dan terdata," tegasnya kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah kalurahan dan masyarakat memperkuat semangat gotong royong untuk mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih baik apabila seluruh pemangku kepentingan memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ambar menilai keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kekompakan para pemimpin, mulai dari tingkat kabupaten hingga pemerintahan kalurahan.

"Kami hadir di sini hanya untuk kepentingan masyarakat. Nek wis panjenengan kompak seperti ini, insyaAllah Kabupaten Kulonprogo bakal iso maju, bakal makmur masyarakate," imbuh Ambar.

Selain menekankan pentingnya mekanisme pelaporan, Ambar juga memaparkan program pembangunan infrastruktur jalan pada tahun anggaran 2026. Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menargetkan peningkatan 54 ruas jalan dengan dukungan anggaran yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

"Pada tahun 2026 ini, kami melakukan peningkatan pembangunan di 54 ruas jalan. Alhamdulillah, kami bisa meningkatkan anggaran yang semula Rp20 miliar menjadi Rp40 miliar," jelasnya.

Menurut Ambar, peningkatan anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi.

Ia menegaskan pembangunan tidak hanya difokuskan pada wilayah tertentu. Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, kata dia, akan berupaya melakukan pemerataan pembangunan di wilayah utara, tengah, maupun selatan, terutama untuk infrastruktur jalan dan jembatan.

"Insyaallah pada tahun depan kami upayakan meningkat lagi hingga Rp50 miliar, Rp60 miliar, atau Rp70 miliar. Dengan infrastruktur yang layak, roda perekonomian akan berjalan lancar," jelas Ambar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online