Sampah Menggunung di DAM Winongo, Irigasi Sawah Tersendat
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat melantik jajaran pejabat administrator, pengawas, dan kepala sekolah di lingkungan Pemda DIY, Jumat (2/8/2024). (Email)
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY melantik dan mengambil sumpah para pejabat administrator, pengawas, dan kepala sekolah di lingkungan Pemda DIY, Jumat (2/8/2024). Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan diikuti sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemda DIY.
Wagub mengatakan, pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatan pada kesempatan itu telah melewati perjalanan karir dan pengabdian untuk mencapai titik yang sekarang. Itu merupakan cerminan dari dedikasi dan komitmen terhadap tugas yang akan diemban ke depannya.
"Para pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemda DIY memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Masyarakat melihat Bapak dan Ibu sebagai tiang penyangga utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan berintegritas " ujarnya.
BACA JUGA: Pelantikan Anggota Dewan Terpilih Digelar 13 Agustus 2024 di Gedung DPRD Bantul
Oleh karena itu, Wagub mengajak para pejabat yang dilantik untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang terbaik dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil.
"Saya berharap Bapak dan Ibu senantiasa meningkatkan kemampuan dan pengetahuan guna menghadapi tantangan-tantangan yang semakin kompleks dalam pemerintahan," katanya.
Wagub juga mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk berinovasi dan berpikir kreatif untuk menemukan solusi terbaik bagi tantangan yang dihadapi daerah. Selain itu juga bersinergi dengan semua pihak, baik masyarakat maupun akademisi, untuk membangun DIY yang lebih baik.
"Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, ingatlah bahwa Bapak dan Ibu adalah pelayan masyarakat. Laksanakan tugas dengan integritas, penuh tanggung jawab, dan selalu dengarkan serta tanggapi kebutuhan serta aspirasi masyarakat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.