Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Tim Damkarmat Kota Jogja memeriksa perlengkapan proteksi kebakaran di gedung DLH Kota Jogja, beberapa waktu lalu. /ist Damkarmat Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja merekomendasikan setiap gedung publik memiliki sistem pemadam kebakaran, termasuk tim, sarana dan kelengkapan proteksi kebakaran.
Kabid Pencegahan Damkarmat Kota Jogja, Moch Nur Faiq, menjelaskan sistem proteksi kebakaran diperlukan untuk mengurangi risiko bencana kebakaran. Jika terjadi kebakaran, bangunan itu secara mandiri sudah bisa menanggulangi kebakaran di awal, tanpa harus menunggu pasukan Damkarmat, sehingga kerugian yang dialami oleh bangunan akan semakin kecil.
BACA JUGA : 4 Kamar Rusunawa Cokrodirjan Kota Jogja Hangus Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya
“Harapannya bangunan gedung itu secara mandiri aman jika terjadi kebakaran. Sehingga proteksi kebakaran di gedung harus selalu stand by dan bisa berjalan sesuai sistemnya. Jika nanti kejadian kebakaran itu bisa melakukan penanggulangan awal secara optimal,” ujarnya, Minggu (4/8/20242).
Guna memaksimalkan upaya ini, secara berkala Damkarmat Kota Jogja melaksanakan inspeksi, yang pada 2024 ini menyasar sebanyak 70 gedung publik di Kota Jogja. Gedung publik yang disasar ini meliputi perkantoran, hotel, sekolah, apartemen, rumah susun dan pertokoan.
Inspeksi sistem proteksi kebakaran di gedung-gedung publik di Kota Yogyakarta tujuan utamanya untuk mengecek kondisi proteksi kebakaran gedung. Inspeksi juga untuk membantu pengelola gedung mengecek kondisi dan fungsi proteksi kebakaran. Terutama bangunan bertingkat sistem proteksi kebakaran harus dipastikan berfungsi agar keamanan dari kebakaran terjamin.
“Untuk mengecek kondisi proteksi kebakaran masing-masing gedung apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Apakah gedung-gedung yang kita inspeksi sudah dilengkapi dengan proteksi kebakaran sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
BACA JUGA : Selama Maret 2024, Tiga Kali Kebakaran Terjadi di Kota Jogja
Dalam inspeksi sistem proteksi kebakaran gedung, Tim Damkarmat Kota Yogyakarta memeriksa sejumlah komponen secara sampling antara lain rumah pompa untuk menyuplai air saat terjadi kebakaran, hidran gedung, boks hidran, sprinkler, detektor, manual fire alarm, alat pemadam api ringan dan pemadaman otomatis, termasuk mengecek fungsi Main Control Fire Alarm (MCFA).
“Detektor kebakaran ada detektor asap dan detektor panas. Yang kita sampling untuk pengujian itu ada detektornya. Jadi kita cek detektornya, apakah masih berfungsi tersambung dengan kontrolnya atau MCFA. Kalau memang diuji masih normal fungsinya, akan terdeteksi di MCFA,” ungkapnya.
Pada akhir inspeksi, Tim Damkarmat Kota Jogja akan membuat berita acara hasil inspeksi yang berisi kondisi nyata sistem proteksi kebakaran di gedung. “Kalau kondisi sistem proteksi kebakaran gedung belum sempurna atau ada yang kurang sempurna dan apapun kondisinya, kami akan memberikan rekomendasi agar proteksi kebakaran dan sarananya bisa berfungsi optimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.
Nurisa Dian Ashrifah meraih emas kelima Indonesia di Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Amparo 139-137.
America.gov jadi chatbot AI pemerintah AS untuk mencari informasi federal. Simak fitur, Gemini-Grok, rencana layanan dan privasinya.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.