Bayi Ditemukan di Pekarangan Rumah Warga Semin, Polisi Buru Pelaku
Bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan ditemukan di pekarangan warga di Semin, Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki pelaku pembuangan.
Ilustrasi kegiatan PAUD./Istimewa-Himpaudi DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman menyalurkan dana hibah senilai 500 juta untuk memperkuat program Sleman Cerdas. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo di Rumah Rapat Bupati, Rabu (7/8/2024).
Kepala Disdik Sleman, Ery Widaryana mengatakan dana hibah pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp500 juta. Bantuan ini diberikan kepada 17 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dua sekolah dasar dan satu Sekolah Luar Biasa. “Jadi ada 20 satuan Pendidikan yang mendapatkan hibah Pendidikan,” kata Ery, Rabu siang.
Dia menjelaskan, untuk besaran hibah bervariasi mulai dari Rp10 juta hingga paling besar Rp50 juta. Diharapkan bantuan yang diberikan bermanfaat untuk perbaikan sarana dan prasarna di lingkup satuan pendidikan. “Program ini juga menjadi bagian untuk pemerataan kualitas pendidikan di Sleman sehingga bisa terus ditingkatkan,” katanya.
Menurut dia, penyaluran bantuan tidak hanya dilakukan ke sekolah negeri. Namun, sambung Ery, juga diberikan kepada ke sekolah swasta. “Tentunya juga disesuaikan dengan kemampuan anggaran sehingga pelaksanaan dilakukan secara bertahap,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Menurut dia, hibah diberikan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di Bumi Sembada sehingga kualitasnya bisa terus ditingkatkan sesuai dengan sasaran program yang telah direncanakan.
BACA JUGA: Miris! Ratusan Guru PAUD yang Mengajar Sejak 2015 di Bantul Tidak Dapat Honor
Menurut dia, pemanfaatan hibah bisa diigunakan berbagai kegiatan mulai dari pembangunan ruang kelas baru, rehab gedung dan lainnya. Selain itu, juga dapat dipergunakan untuk pengadaaan alat pendukung dalam pembelajaran kepada peserta didik yang dimiliki. “Penyaluran hibah merupakan bagian dari mewujudkan program Sleman Cerdas,” katanya.
Kustini menambahkan, Sleman Cerdas sebagai bentuk komitmen dari Pemkab untuk mewujudkan generasi unggul di Kabupaten Sleman. Diharapkan hibah ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan perencanaan yang dimiliki.
“Untuk Sleman Cerdas masih banyak lagi karena ada juga program beasiswa bagi siswa kurang mampu hingga bantuan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan ditemukan di pekarangan warga di Semin, Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki pelaku pembuangan.
Bank Jateng meraih penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 dalam kategori Top Digital Application - Regional Banking
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Belanja pegawai Kota Jogja mencapai sekitar 30 persen APBD. Hasto Wardoyo memastikan gaji ASN dan PPPK tidak akan dipotong.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
DPRD Bantul meminta Perda larangan penjualan daging anjing di DIY disosialisasikan secara masif sebelum diterapkan di seluruh kabupaten dan kota.