Pemkot Magelang Perkuat Pemahaman Masyarakat tentang Pengangkatan Anak
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Pengurus PKB Bantul saat melaporkan Lukman Edy ke Polres Bantul, Jumat (9/8/2024)/ Dok PKB Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bantul melaporkan mantan Sekretaris Jenderal DPP PKB, Lukman Edy ke Polres Bantul atas dugaan ujaran kebencian, Jumat (9/8/2024) siang.
Pelaporan Lukman Edy dilakukan lansung oleh Wakil DPC PKB Bantul, Muhammad Agus Salim, Johan Munandar beserta anggota DPRD Bantul, Suradal dengan datang langsung ke Mapolres Bantul, Jumat, pukul 14.00 WIB. "Laporan ini sebagai tindak lanjut dari pernyataan di beberapa media yang menyatakan ada unsur kebohongan serta pencemaran nama baik PKB," kata Agus Salim.
BACA JUGA: Konflik PBNU dan PKB, Lukman Edy Dilaporkan ke Polresta Jogja
Selain itu, Agus mengaku jika Lukman Edy juga menyinggung terkait transparansi laporan keuangan di internal PKB yang dinilai Lukman Edy tanpa bukti konkret. Begitu juga, pernyataan Lukman Edy yang dianggap mengintervensi PKB dengan memberikan informasi bohong kepada masyarakat. "Karena ini merugikan PKB," lanjutnya.
Selain PKB Bantul, pelaporan juga dilakukan oleh pengurus PKB di sejumlah daerah, diantaranya DPC PKB Kota Jogja, DPC PKB Kabupaten Gunungkidul, DPC PKB Kabupaten Kulonprogo dan DPC PKB Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.