Polresta Sleman Jelaskan Duduk Perkara Viral Shinta Komala
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati ditemui seusai acara di UGM pada Jumat (9/8/2024)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Ribuan masyarakat setempat disebut bakal diundang dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi mengungkapkan bila pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di IKN akan turut mengundang warga setempat. Tak hanya saat upacara pengibaran bendera, ribuan warga juga akan diundang saat upacara penurunan bendera.
"Masyarakat lokal kita akan undang pagi upacara pengibaran bendera seribu orang, penurunan seribu orang. Dengar ya, kita libatkan, enggak usah khawatir masyarakat bagian dari IKN dan kita tidak tinggalkan masyarakat," tegas Thomas ditemui seusai acara di UGM, Sleman, DIY, Jumat (9/8/2024).
Thomas menambahkan jika saat ini sejumlah fasilitas infrastruktur dasar telah siap di IKN. Infrastruktur dasar, seperti listrik, air hingga jaringan telekomunikasi disebut Thomas sudah siap digunakan.
Untuk mendukung konektivitas, Otorita IKN juga sudah menyiapkan jalan tol. Meskipun tol yang beroperasi masih satu arah, nantinya kendaraan pulang akan dilewatkan pada jalan eksisting yang ada.
"Bahkan bicara konektivitas, jalan tol walaupun masih satu jalur kita sudah siapkan. Nanti mutar pulang lewat jalur eksisting. Istana Presiden, Kantor Presiden, lapangan upacara sekali lagi semua siap untuk menyongsong 17 Agustus," tegasnya.
Thomas juga sempat menyinggung soal rapat kabinet pertama di IKN.
"Mungkin kalau ada rapat kabinet pertama dan Pak Bas [Menteri PUPR] sudah menyampaikan ke publik itu, kalau memang itu terjadi maka akan ada rapat kabinet dan setelah itu kami persiapkan untuk 17 Agustus, prinisp kami sudah siap," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.