Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Chisya Ayu Pustitaweni merupakan anggota termuda yang duduk di kursi DPRD Sleman periode 2024-2029. Ayu dilantik bersama 49 wakil rakyat lainnya hasil Pemilu 2024 di ruang Rapat Paripurna, Senin, (12/8/2014). Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Chisya Ayu Pustitaweni merupakan anggota termuda yang duduk di kursi DPRD Sleman periode 2024-2029. Ayu dilantik bersama 49 wakil rakyat lainnya hasil Pemilu 2024 di ruang Rapat Paripurna, Senin, (12/8/2014).
Ayu merupakan alumnus Teknik Kimia dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Bersama PDI Perjuangan, Ayu mampu meraih suara terbanyak di Daerah Pemilihan atau Dapil 4 Sleman yang meliputi Kapanewon Depok dan Berbah. Dara kelahiran Jogja pada 29 September 1999 ini meraih 8.965 suara.
Sebagai anggota DPRD Sleman Ayu mengaku siap melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat, baik fungsi egislatif, fungsi budgeting (anggaran) maupun fungsi pengawasan.
BACA JUGA: Pilkada 2024, PDIP Umumkan Bakal Calon Kepala Daerah pada 14 Agustus 2024
Ia berkomitmen mendorong pembentukan Peraturan Daerah yang sesuai dengan aspirasi masyarakat. Dari sisi anggaran ia akan memastikan anggaran yang berkeadilan untuk rakyat.
Untuk pengawasan eksekutif atau Pwmerintah Kabupaten, akan mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat. Ayu mengaku siap menjadi pelayan masyarakat.
"Saya akan berusaha dan berkomitmen sepenuhnya untuk melaksanakan amanah yang diberikan kepada saya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat demi memajukan dan mensejahterakan masyarakat sleman," tuturnya usai pelantikan.
Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabuapten Sleman Masa Jabatan 2019-2024, Haris Sugiharta. Haris mengungkapkan, suka dan duka senantiasa mengiringi setiap langkah anggota DPRD masa jabatan 2019-2024.
"Selain kami disatukan dalam tugas yang sama, kami pun disatukan dalam rasa persaudaraan sebagai keluarga besar. Kiranya tali silaturahim ini akan terus kami jaga dan lanjutkan, karena dengan menjalin silaturahim akan ilapangkan rizki dan dipanjangkan umurnya," ungkapnya.
Ia mengungkapkan selama 5 tahun masa jabatan, tercatat 1 anggota DPRD yang mengalami Pergantian Antar Waktu dari Fraksi PDI Perjuangan. Dari Tahun 2019 sampai dengan 2024, terdapat 73 peraturan daerah yang telah berhasil ditetapkan.
"Semoga apa yang telah kami hasilkan selama 5 (lima) tahun ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sleman," ucapnya.
Atas nama Anggota DPRD Kabupaten Sleman, ia juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Sleman yang telah mendukung sekaligus meminta maaf apabila ada kesalahan.
"Selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat masa jabatan 2019-2024, tentu banyak sekali kesalahan dan kekhilafan yang kami buat, baik disengaja maupun tidak disengaja," tuturnya.
Sebanyak 600 orang hadir pada acara pelantikan yang meliputi Anggota DPRD
terlantik, keluarga anggota terlantik, Perwakilan Partai Politik, Forkopimda Sleman, kepala OPD se-Kabupaten Sleman, Panewu, Lurah, LSM, Pengadilan Agama, kemenag, Pengadilan Negeri, Biro Tapem DIY, Biro Hukum DIY, KPU, Panwas, BUMD, BRI, Mandiri, dan undangan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.