Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Pengurus Komunitas Rental Motor Indonesia saat menunjukkan bukti alamatb dan nomor telepon salah satu usaha rental yang diganti oleh penipu usai melapor di Polda DIY, Selasa (13/8/2024)./ Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Komunitas Rental Motor Indonesia mengaku puluhan anggotanya se Indonesia mengalami kasus penipuan dengan modus mengganti alamat dan nomor telepon usaha rental motor. Insiden yang sudah dialami sejak Minggu (11/8/2024) itu diketahui setelah banyak calon konsumen yang mengeluh lantaran sudah membayar uang muka tapi motor yang mau disewa tak kunjung diantar.
Ketua Umum Komunitas Rental Motor Indonesia Yanuar Gajaksahda mengatakan, pihaknya sudah resmi melaporkan kejadian itu ke Polda DIY karena merasa dirugikan. Banyak calon konsumen yang merasa takut dan enggan menyewa motor secara daring karena takut tertipu. Pihaknya ingin agar kasus ini segera diusut aparat kepolisian dan pelaku ditangkap.
"Modusmya penipu terlebih dahulu merubah alamat dan nomor telepon usaha rental motor kemudian ketika ada calon konsumen yang mau sewa itu diminta untuk transfer uang muka dan uang asuransi," jelasnya, Selasa (13/8/2024).
Menurut Yanuar, pihaknya belum tahu siapa sosok dibalik aksi penipuan bermodus ubah nomor telepon dan alamat usaha itu. Pihaknya hanya membawa bukti transfer ke rekening atas nama Andi Ridwan, bukti tangkapan layar percakapan antara calon konsumen dan penipu serta tangkapan layar usaha rental motor yang alamat dan nomor teleponnya sudah diubah.
"Banyak pengusaha rental motor yang dikeluhkan oleh calon konsumen karena mereka merasa sudah membayar uang muka tapi motor tidak diantar," jelasnya.
Ditambahkannya, total ada hampir 50 an usaha rental motor se Indonesia yang menjadi korban penipuan itu. Sementara di DIY jumlahnya antara 20 sampai 30 usaha. Menurutnya, aksi penipuan ini sudah kedua kalinya dialami oleh para pemilik usaha rental, yang pertama kali dirasakan beberapa tahun lalu.
"Aksi penipuan yang pertama dulu hanya merubah nomor telepon tapi sekarang jumlahnya lebih banyak dan juga merubah alamat usaha," ujar dia.
Pihaknya berharap aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengusut kasus tersebut. Sebab banyak pelaku usaha rental motor yang dirugikan lantaran kepercayaan calon konsumen hilang akibat aksi penipuan itu. "Yang dipertaruhkan ya usaha kami karena konsumen jadi tidak percaya kalau mau pesan motor lewat daring," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.