Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Tugu tulisan Kulonprogo the Jewel of Java - ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggelar lomba logo Hari Jadi ke-73 Kabupaten Kulonprogo Tahun 2024. Hasil dari lomba ini akan digunakan sebagai logo resmi peringatan hari jadi ke-73 Kabupaten Kulonprogo tahun 2024 yang jatih pada 15 Oktober mendatang.
Dilansir dari laman resmi Pemkab Kulonprogo, lomba cipta logo ini agar peringatan hari jadi bisa lebih dirasakan oleh masyarakat
Kulonoprogo, sehingga perlu adanya keterlibatan seluas luasnya kepada masyarakat. Salah satu media untuk meningkatkan partisipasi masyarakat adalah dengan lomba cipta logo hari jadi Kabupaten Kulon Progo yang ke-73 tahun 2024. Lomba cipta logo diadakan untuk mendapatkan satu logo yang akan dijadikan sebagai logo resmi peringatan hari jadi ke-73 Kabupaten Kulonprogo tahun 2024.
"Tujuan dilaksanakannya perlombaan ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta daerah sekaligus sebagai bentuk apresiasi, penghargaan dan membangun kreativitas masyarakat Kabupaten Kulonprogo," tulis dari pengumuman tersebut.
BACA JUGA: SMKN 2 Pengasih Semarakkan HUT RI dengan Melukis Batik Sepanjang 17 Meter
Lomba cipta logo ini dibuka mulai 19 Agustus 2024 hingga 1 September 2024.
Berikut Syarat dan Ketentuan
Jadwal Lomba
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.