Jelang Iduladha 2026, Perdagangan Hewan Kurban di Bantul Bakal Naik
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (19/8/2024)). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X atau Sultan Jogja meminta kepada kabupaten kota yang mengalami kekeringan dan mengalami kekurangan dana untuk penanggulangan segera bersurat ke Pemda DIY untuk meminta bantuan anggaran.
Pernyataan Sultan ini merespons situasi kekeringan yang telah terjadi sebulan lebih di wilayah setempat akibat musim kemarau berkepanjangan. Pemda DIY akan menerbitkan status siaga darurat kekeringan sampai 31 Agustus mendatang.
BACA JUGA : 15 Ribu KK di Gunungkidul Terdampak Kekeringan, BPBD Ajukan BTT Air Bersih
Sultan mengatakan, Pemda DIY memang mempunyai anggaran untuk mengantisipasi jika dana yang dibutuhkan kabupaten kota habis dalam menangani kekeringan. Namun dana itu harus ada permintaan terlebih dahulu jika ingin diakses.
"Kami bisa ikut membantu. Namun hakekatnya itu harus diminta, karena kami juga harus mempertanggungjawabkan pemeriksaan BPK," katanya, Senin (19/8/2024).
Sultan menambahkan, anggaran pemerintahan memang harus jelas pertanggungjawabannya sebab dana itu berasal dari masyarakat, sehingga ketika ada surat resmi permintaan persoalan administratif pun berjalan dengan optimal dan tidak dipermasalahkan di kemudian hari.
"Keluarnya keputusan gubernur pun berdasarkan permintaan dari daerah mana dan untuk apa. Itu aspek adiminstratif yang harus dipertanggungjawabkan ke BPK," katanya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan DPKP DIY Andi Nawa Candra mengatakan, sudah ada lahan pertanian yang terdampak kekeringan di wilayah setempat. Terutama untuk komoditas padi yang berlokasi di lahan tadah hujan yang tidak beririgasi teknis.
BACA JUGA : Puncak Musim Kemarau, Warga Diminta untuk Tidak Boros Air
"Gagal panen/puso akibat kekeringan pada tanaman padi ada beberapa di wilayah Gunungkidul yang merupakan lahan tadah hujan. Detail luasan bisa ditanyakan ke kabupaten," jelasnya.
Andi menyebut, pihaknya sudah melakukan berbagai cara untuk menangani kekeringan lahan pertanian akibat musim kemarau itu. "Salah satunya dengan memanfaatkan pompa air bila masih ada sumber air untuk menyelamatkan pertanaman yang memasuki fase generatif," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
Kenali perbedaan BEV, HEV, PHEV, dan REEV pada mobil listrik dan hybrid sebelum memilih kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Jose Mourinho dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk kembali melatih Real Madrid dengan kontrak dua tahun.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S