Kekeringan hingga Oktober, DPRD Gunungkidul Siapkan Rp400 Juta
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Suasana pengukuhan Satgas Nrangdahana Sarta Bancana yang nantinya bertugas sebagai tim penanggulangan kebencanaan di lingkungan Kraton Jogja, Rabu (21/8/2024). Ist
Harianjogja.com, JOGJA–BPBD DIY mengukuhkan Satgas Nrangdahana Sarta Bancana yang nantinya bertugas sebagai tim penanggulangan kebencanaan di lingkungan Kraton Jogja, Rabu (21/8/2024). Peserta sebelumnya telah dilatih untuk memperkuat kapasitas mitigasi bencana selama sebulan lamanya.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh GKR Mangkubumi yang dihadiri oleh sekitar 52 orang abdi dalem yang tergabung dalam satgas itu. Mereka dibagi ke dalam tujuh unit penanggulangan yakni evakuasi, komunikasi, P3K, keamanan, pengamanan aset dan dokumen, pemadam api dan teknisi.
BACA JUGA: Masuki Tahun Ajaran Baru, BPBD Sleman Intesifkan Sosialisasi Kebencanaan di Sekolah
Mangkubumi berterima kasih kepada instansi terkait yang telah terlibat dalam pengukuhan itu. Menurutnya pelatihan dan pembentukan satgas itu penting karena di dalam Kraton Jogja bangunan rata-rata berbahan dasar kayu semua, sehingga rentan terjadi kebakaran.
"Kami juga paham bahwa di Kraton Jogja banyak senior yang memang butuh untuk dilatih. Tentunya pelatihan ini tidak berhenti tapi mereka akan mendampingi dan mengawasi agar regenerasi terwujud," katanya.
Mangkubumi menambahkan, dengan adanya pelatihan itu para abdi dalem semakin diingatkan agar peka terhadap potensi bencana terutama di lingkungan Kraton Jogja. Satgas yang dikukuhkan itu diharapkannya menjadi tim inti yang bisa melaksanakan tugas dengan seoptimal mungkin.
"Para abdi dalem memang harus terus diingatkan agar mereka terus ingat dan ilmunya jika sewaktu-waktu dibutuhkan bisa diterapkan dengan optimal," jelasnya.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad menyampaikan, sebelum pelatihan manajemen kebakaran gedung digelar pihaknya sudah lebih dulu membekali para abdi dalem dengan pelatihan mitigasi gempa bumi. Noviar menyebut DIY memang rentan dengan bencana dan kebakaran, maka kesiapsiagaan harus diperhatikan.
"Juli sampai 5 Agustus kebakaran di DIY ada 14 kali dan Agustus ada tiga kali kebakaran hutan. Makanya yang harus kita siapkan adalah mitigasi," katanya.
Menurut Noviar, pihaknya pernah melakukan inspeksi ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melihat bagaimana kesiapan gedung pemerintahan dalam hal mitigasi bencana kebakaran. Hasilnya ditemukan bahwa banyak hidran yang mati dan APAR yang kadaluarsa.
"Itu akan jadi perhatian kami agar sistem proteksi kebakaran itu diperhatikan. Semoga di lingkungan Kraton Jogja hal ini juga diperhatikan agar kita bisa mengurangi jatuhnya korban, kita memang tidak menghendaki tetapi harus selalu waspada," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.