Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sekda Kulonprogo, Triyono, meresmikan Giripeni sebagai Desa Cantik, Rabu (21/8/2024).-- ist/Pemkab Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo mencanangkan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2024 di Kalurahan Giripeni, Wates, Kulonprogo, Rabu (21/8/2024). Dengan pendataan yang akurat, diharapkan pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tepat.
Sekda Pemkab Kulonprogo, Triyono menjelaskan Kalurahan Giripeni telah memperoleh banyak predikat diantaranya yaitu Desa Budaya, Desa Entrepreneur, Desa Iklim, dan Desa Cantik. “Luar biasa, saya kira Kalurahan Giripeni bisa menjadi contoh dan panutan bagi kalurahan lain di Wates,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa keakuratan data yang diperoleh, dapat mempengaruhi target perencanaan Pemerintah Kulonprogo, sehingga keakuratan data harus dimulai dari tingkat kalurahan. Melalui SK Lurah Giripeni, Kalurahan Giripeni telah membentuk Agen Statistik yang berjumlah lima orang.
Agen Statistik ini diharapkan dapat menjadi penggerak dalam meningkatkan pemahaman dan literasi data statistik kepada masyarakat di desanya.
Dalam kegiatan ini Agen Statistik dikukuhkan dan disaksikan oleh Sekda Kulonprogo, BPS DIY, BPS Kulon Progo, Bappeda Kulon Progo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kulonprogo, Panewu Kapanewon Wates, dan Lurah Kalurahan Giripeni.
BACA JUGA: Digelontor Rp16,3 Miliar, 2 Ribu Lebih LPJU Baru Akan Dipasang di Jalanan Sleman
Perwakilan BPS DIY, Soman Wisnu, dalam sambutannya mengharapkan dengan adanya program ini dapat meningkatkan keteguhan agar semakin mampu menghasilkan data yang akurat. “Sehingga dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan di tingkat desa maupun kabupaten,” ujarnya.
Selain Giripeni, Kulonprogo sudah memiliki tiga Desa Cantik lainnya, yakni Karangsari dan Margosari di Kapanewon Pengasih serta Glagah di Kapanewon Temon.
Di kalurahan-kalurahan tersebut, BPS Kulonprogo mendampingi Agen Statistik untuk mempelajari statistik dan analisis data.
Dengan program ini, diharapkan kalurahan mampu menghimpun data dan mengolahnya untuk dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.